Pelajar Banyuwangi Minta Maaf Usai Video Asusila Viral di Media Sosial
Seorang pelajar di Banyuwangi, Jawa Timur, berinisial MS menyampaikan permohonan maaf terbuka setelah video bermuatan asusila yang melibatkan dirinya viral di media sosial. MS menyatakan penyesalannya karena dugaan penggunaan seragam sekolah dalam rekaman tersebut turut mencoreng nama baik instansi pendidikannya.
Sambil mengenakan kaus hitam dalam rekaman video penyesalannya, pemeran dalam video tersebut mengakui keputusannya untuk meminta maaf murni berasal dari kesadaran pribadi tanpa adanya tekanan.
"Saya meminta maaf kepada semua teman-teman yang kecewa," ujar MS.
Penanganan perkara ini telah resmi masuk ke ranah kepolisian sejak Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyuwangi menerima laporan resmi pada 20 Juli 2026. Pihak kepolisian menegaskan prosedur pemeriksaan dilaksanakan sesuai dengan asas perlindungan anak.
"Penyidik telah melakukan serangkaian tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dengan memperhatikan ketentuan khusus mengenai anak yang berhadapan dengan hukum serta prinsip kepentingan terbaik bagi anak," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Komisaris Lanang Teguh Pambudi.
Sejumlah alat bukti telah disita aparat penegak hukum untuk melengkapi berkas perkara lanjutan.
"Sejumlah barang bukti juga telah diamankan penyidik untuk mendukung proses pembuktian perkara," lanjut Lanang Teguh Pambudi.
Pihak kepolisian juga menggarisbawahi komitmen untuk menindak tegas setiap tindakan hukum yang membahayakan anak-anak. Di saat bersamaan, kerahasiaan identitas anak yang berhadapan dengan hukum menjadi prioritas utama penanganan.
Masyarakat diminta menghentikan penyebaran materi berupa foto, video, maupun data pribadi seperti nama lengkap dan alamat yang dapat menyingkap identitas anak tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video atau informasi yang dapat mengidentifikasi anak. Mari bersama-sama menjaga privasi, martabat dan masa depan anak. Apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan atau tindak pidana terhadap anak, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur," tutur Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow