Pakar Psikologi Unair Bagikan Tips Adaptasi Mahasiswa Baru
Guna menghadapi persiapan masa perkuliahan tahun akademik 2026/2027 pada Jumat (31/7/2026), pakar psikologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Dewi Retno Suminar mengingatkan mahasiswa baru untuk menyiapkan mental saat beradaptasi di lingkungan baru, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kegagalan proses penyesuaian diri terhadap teman maupun suasana baru dinilai menjadi pemicu utama timbulnya tantangan mental bagi para mahasiswa baru di perguruan tinggi.
"Tantangan terbesar adalah adaptasi dengan lingkungan baru, mengingat teman maupun suasana yang juga baru. Kegagalan dalam beradaptasi menjadi sumber tantangan mental utama bagi mahasiswa baru," tutur Dr Dewi Retno Suminar, Pakar Psikologi Perkembangan dan Pendidikan Unair.
Dewi menekankan bahwa keberhasilan proses belajar di bangku kuliah tidak sekadar ditentukan oleh kecerdasan akademik, melainkan turut melibatkan pengelolaan diri serta aspek sosial-emosional. Untuk menunjang adaptasi tersebut, ia membagikan empat langkah praktis yang dapat diterapkan.
Langkah pertama adalah membangun interaksi sosial sejak hari pertama kuliah melalui perkenalan dengan teman sekelas serta aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) usai Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB).
"Wajib bagi mahasiswa baru mencoba mendapatkan teman. Interaksi dengan teman yang memiliki minat yang sama akan membantu proses adaptasi dan menjadi dukungan ketika menghadapi kecemasan maupun stres," papar Dewi.
Selain membangun jaringan pertemanan, mahasiswa dianjurkan bijak bermedia sosial dengan mengutamakan informasi resmi kampus untuk mengantisipasi cemas akibat fenomena FOMO melalui pendekatan JOMO. Maba juga disarankan mengenalkan diri kepada dosen pembimbing akademik serta tetap berkomunikasi secara terbuka kepada orang tua.
Apabila kendala adaptasi memicu stres berkelanjutan, kampus Unair menyediakan fasilitas pendampingan seperti Pusat Layanan Kesehatan (PLK), Help Center, dan lembaga Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).
"Banyaklah mendengar, bertanya, namun sedikit berbicara untuk mengenali lingkungan yang dimasuki. Gunakan jurus tangguh, pantang menyerah, dan perbanyak teman serta jejaring sosial agar dapat berkembang dengan baik," tegas Dewi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow