MenPANRB Bahas Pembukaan Rekrutmen CPNS 2026 Sesuai Kebutuhan dan Anggaran
Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) masih membahas pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026, termasuk jumlah formasi dan waktu pelaksanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan kemampuan anggaran negara.
MenPANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa pemerintah tengah memetakan kebutuhan kompetensi di setiap instansi serta menyesuaikan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Kita sedang membicarakan, karena pertama yang harus jadi fokus, kan kita sudah bersurat waktu itu untuk pemetaan kompetensi jabatan, kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan. Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya harus memperhatikan untuk formasi, untuk program prioritasnya Bapak Presiden," ujar Rini saat ditemui di kantor Kementerian PANRB, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).
Menurut Rini, pemerintah tetap menyiapkan rekrutmen CPNS namun waktu pelaksanaannya belum pasti karena masih menunggu hasil pembahasan dengan Kementerian Keuangan terkait kemampuan anggaran negara.
"Ini masih di dalam perhitungan, dan juga kita sedang diskusi dengan Kementerian Keuangan mengenai kemampuan keuangan negara. Jadi insyaallah tentunya CPNS itu tetap menjadi program yang kita siapkan. Tapi kapannya kita belum bisa jawab, karena kita kan harus hitung, kesesuaian antara kompetensi yang memang dibutuhkan," ujar Rini.
Rini juga menyebutkan potensi pembukaan seleksi CPNS tahun ini tetap ada, meskipun belum dapat dipastikan waktu pastinya karena masih dibahas antar kementerian.
"Mudah-mudahan ada. Kita nggak bisa di-spill dulu. Jadi gini tentunya, kapannya kita belum tahu, karena masih sedang dibahas antar kementerian. Karena kan seperti sudah saya sampaikan, bahwa kita sudah meminta kepada seluruh instansi pemerintah, jumlah kebutuhan," kata Rini.
MenPANRB menegaskan pemerintah tidak ingin terburu-buru mengumumkan formasi karena harus mempertimbangkan tidak hanya jumlah pegawai yang dibutuhkan tetapi juga jenis kompetensi yang diperlukan.
"(Jumlah formasi) belum, itu kan harus dihitung dulu. Apakah akan diisi secara keseluruhan dari jumlah yang pensiun atau bagaimana. Kita juga sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan, kesiapan fiskal dan sebagainya," tutup Rini.
Selain itu, seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah telah diminta menyampaikan kebutuhan aparatur yang kemudian akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional dan kemampuan anggaran pemerintah.
Rini menambahkan, evaluasi juga mencakup bidang strategis seperti guru, pengawas kehutanan, dan jabatan teknis lain yang penting bagi organisasi.
Dalam waktu dekat, Kementerian PANRB dan Kementerian Keuangan dijadwalkan mengadakan pertemuan lanjutan untuk mematangkan pembahasan kesiapan fiskal terkait formasi CPNS 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow