Masyarakat Bengkalis Gelar Upacara Penurunan Bendera dan Pawai
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bengkalis, Riau, berlangsung khidmat dan meriah melalui upacara penurunan bendera serta Pawai Keakraban yang melibatkan ratusan warga pada Senin, 17 Agustus 2026.
Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka sukses menjalankan tugas dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di tingkat kabupaten. Siswi MAN 1 Bengkalis berusia 16 tahun, Rajwa Nailatul Izzah, dipercaya sebagai pembawa baki dalam upacara tersebut.
Rajwa menyerahkan bendera pusaka langsung kepada Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, yang bertindak sebagai pembina upacara. Putri dari pasangan Muhammad Asrul dan Rika Sri Wahyuni ini mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama menjalani pelatihan selama 15 hari.
"Senang bisa menjalankan tugas dan membanggakan keluarga. Kalau ada kesalahan, itu menjadi pelajaran untuk ke depannya," ujar Rajwa, pembawa baki Paskibraka Bengkalis.
Rajwa yang bercita-cita menjadi Polisi Wanita atau melanjutkan kuliah di jurusan hukum menyebut digembleng secara fisik dan mental oleh para pelatih.
"Kesannya luar biasa. Kami dilatih mental dan kedisiplinan agar menjadi manusia yang lebih baik dan disiplin," kata Rajwa, siswi MAN 1 Bengkalis.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh sang ibu, Rika Sri Wahyuni, yang merasa bangga atas capaian putri sulungnya tersebut.
"Ini kebanggaan tersendiri bagi kami sekeluarga. Untuk cita-citanya, kami serahkan kepada Rajwa. Yang penting kami sebagai orang tua tetap mendukung," ujar Rika, ibu dari Rajwa.
Kemeriahan kemerdekaan juga menjangkau tingkat desa di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Sekitar 900 peserta memadati Dusun II Sialang Rimbun dan Dusun III Sialang Muda dalam ajang Pawai Keakraban Desa Muara Basung.
Ajang tersebut diikuti berbagai elemen, seperti Ponpes Albahjah, YPI Al Muhajirin, SDN 9 Pinggir, SMPN 3 Pinggir, TK Cahaya Bunda, TK Harapan Bangsa, Yayasan Muhajirin Darul Amin, serta kelompok perwiritan dan majelis taklim. Para peserta turut menampilkan pertunjukan musik kebangsaan dan tarian kreasi.
"Meskipun kondisi fiskal sedang efisiensi, semangat swadaya dan gotong royong dari masing-masing kelompok peserta pawai cukup tinggi. Bangga rasanya sebagai pemimpin di Desa Muara Basung, masyarakat kompak dan guyub," ujar Ahyar Mukmin, Kepala Desa Muara Basung.
Pemerintah Desa Muara Basung membagikan doorprize kepada peserta sebagai penutup rangkaian acara peringatan kemerdekaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow