Martin ONeill Pimpin Celtic Hadapi LASK di Play-off Liga Champions
Manajer Celtic, Martin O'Neill, memimpin timnya menghadapi juara Liga Austria, LASK Linz, pada laga pertama babak play-off Liga Champions UEFA di Celtic Park, Rabu (19/8/2026) malam waktu setempat.
Klub asal Skotlandia tersebut berupaya menembus babak utama kompetisi tertinggi Eropa untuk keempat kalinya dalam lima musim terakhir, setelah musim lalu terhenti di fase kualifikasi usai kalah adu penalti dari Kairat Almaty.
Di sisi lain, LASK datang ke Glasgow dengan status juara Liga Austria untuk pertama kalinya dalam 61 tahun, meskipun klub ini belum pernah mengamankan tempat di babak utama Liga Champions sepanjang sejarahnya.
Celtic memperkuat lini depan dengan mendatangkan Kasper Hogh dan Camilo Duran yang mencetak total 10 gol di Liga Champions musim lalu, serta menambah amunisi lewat Haissem Hassan dan Mika Baur.
Penyerang baru Mika Baur diproyeksikan tampil sebagai starter menyusul sanksi larangan bertanding yang dialami Alex Oxlade-Chamberlain, sementara bek kanan Alistair Johnston dipastikan absen dari skuad karena cedera.
Manajer Celtic, Martin O'Neill, menyampaikan pandangannya terkait kekecewaan tim yang gagal menembus fase grup pada musim kompetisi terdahulu.
"Tentu saja menjadi kekecewaan besar tidak lolos ke Liga Champions [musim lalu]," kata Martin O'Neill, Manajer Celtic.
O'Neill menilai capaian manis klub pada masa lalu perlu dijadikan tolok ukur bagi motivasi para pemain saat ini.
"Tetapi saya pikir berdasarkan apa yang terjadi pada tahun sebelumnya [mencapai babak gugur], menjadi sangat mengecewakan untuk tidak berhasil melewatinya. Secara keseluruhan saya pikir para pemain yang masih berada di klub sepak bola ini, mereka mungkin ingat [tahun lalu], mereka mungkin berpikir bahwa mereka memiliki sesuatu yang harus dilakukan untuk mencoba dan mencapainya kali ini," ujar Martin O'Neill, Manajer Celtic.
Mantan pelatih yang pernah membawa Celtic ke final Piala UEFA 2003 tersebut menambahkan bahwa keberhasilan klub memenangi European Cup pada 1967 tetap menjadi standar tertinggi organisasi.
"Saya tidak berpikir September atau Oktober lalu bahwa saya akan duduk di sini sekarang memikirkan pertandingan Liga Champions. Jika ya, saya pasti menontonnya di TV," kata Martin O'Neill, Manajer Celtic.
Ia menegaskan komitmen seluruh anggota tim untuk mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih hasil maksimal di tingkat Eropa.
"Saya telah mengatakan sepanjang waktu, saya pikir standar telah ditetapkan di sini sejak tahun 1967. Dan sejak saat itu, saya percaya bahwa Celtic harus bercita-cita ke arah sana. Kita mungkin tidak akan pernah sampai ke sana.
Dan tentu saja dengan cara pasar keuangan bergerak dalam sepak bola, menjadi semakin sulit bagi tim dari Skotlandia. Namun di luar itu, Anda harus tetap bercita-cita ke arah sana. Itulah yang ingin kami coba lakukan.
Kita mungkin tidak pernah sampai ke sana, tetapi ini adalah standar yang telah ditetapkan. Klub sepak bola ini memenangkan European Cup, dan sungguh, itulah yang harus kita coba lakukan. Kami akan membuat usaha all-out untuk mencoba dan mencapainya," tutur Martin O'Neill, Manajer Celtic.
LASK mengarungi awal musim domestik dengan torehan empat kemenangan beruntun serta mencatatkan 16 gol, di mana Christoph Lang menyumbang enam gol dan Samuel Adeniran mencetak lima gol.
Klub asal Austria itu mencatat rekor tak terkalahkan dalam 12 laga terakhir sejak Maret, tetapi memegang catatan buruk berupa kekalahan pada tujuh pertandingan tandang terakhir mereka di kancah Eropa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow