Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Anjlok AKibat Konflik AS Iran
Lalu lintas kapal komoditas di Selat Hormuz mengalami penurunan drastis akibat kebuntuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Berdasarkan data pelacakan kapal Kpler yang dilansir dari Detik Finance pada Selasa (18/8/2026), hanya terdapat lima kapal yang melintas sepanjang akhir pekan kemarin. Seluruh pergerakan tersebut tercatat pada Sabtu (15/8/2026), sementara pada Minggu (16/8/2026) tidak ada satu pun kapal yang terdeteksi melewati jalur pelayaran energi vital tersebut.
Angka ini merosot tajam dibandingkan akhir pekan sebelumnya yang mencatatkan perlintasan 31 kapal komersial. Lima armada yang melintas mencakup kapal Very Large Crude Carrier kosong dengan sistem identifikasi otomatis mati, kapal Very Large Gas Carrier berbendera India rute Iran, serta tanker kecil pembawa bahan bakar minyak asal Iran.
Penurunan aktivitas pengiriman terjadi setelah Uni Emirat Arab melaporkan serangan terhadap tiga kapal milik Abu Dhabi National Oil Company pekan lalu. Di saat bersamaan, Amerika Serikat menyatakan kesiapan mempertahankan blokade angkatan laut terhadap Iran secara berkelanjutan.
Analis Kpler menilai beberapa kapal diperkirakan masih menyeberangi selat secara diam-diam tanpa memancarkan sinyal transponder. Meski demikian, volume perlintasan harian saat ini dinilai sangat jauh dari kondisi normal sebelum konflik yang mampu mencapai 130 kapal per hari. Penurunan volume pelayaran komoditas juga melanda Selat Bab el-Mandeb setelah kelompok Houthi mendeklarasikan blokade kapal Arab Saudi sejak 20 Juli 2026. Kpler mencatat aktivitas transit di wilayah tersebut turun dari 55 kapal menjadi 49 kapal pada akhir pekan kemarin, tanpa adanya pengiriman minyak Saudi yang terdeteksi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow