Laba Bersih SeaBank Melonjak 250 Persen Pada Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Bank Seabank Indonesia mencetak laba bersih setelah pajak sebesar Rp749,26 miliar pada semester I-2026. Capaian ini menunjukkan lonjakan hingga 250,43 persen dibandingkan laba bersih semester I-2025 yang tercatat sebesar Rp213,81 miliar, dilansir dari Investor Daily pada Selasa (18/8/2026).

Pertumbuhan kinerja keuangan bank digital ini didukung oleh total aset yang mencapai Rp52,97 triliun per akhir Juni 2026. Peningkatan signifikan tersebut dipicu oleh efisiensi operasional, ekspansi penyaluran kredit yang terukur, serta meningkatnya transaksi harian nasabah.

Penyaluran kredit SeaBank tercatat melambung 53,1 persen secara tahunan menjadi Rp39,81 triliun. Penyaluran ini direalisasikan lewat kombinasi skema kredit langsung, kolaborasi ekosistem digital, hingga kemitraan strategis.

Di tengah pesatnya penyaluran kredit, rasio kredit bermasalah atau non performing loan gross dapat ditekan di angka 1,65 persen, berada di bawah batas maksimum ketentuan regulator sebesar 5 persen.

Perolehan dana pihak ketiga tercatat mencapai Rp41,80 triliun atau tumbuh 47,6 persen. Porsi dana murah mendominasi hingga Rp29,10 triliun atau setara 69,6 persen dari total simpanan nasabah.

Pengelolaan biaya dana secara optimal juga menekan rasio cost to income ratio ke level 21,1 persen, serta mengantarkan return on assets di level 3,9 persen.

Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menjelaskan bahwa capaian positif tersebut membuktikan efektivitas strategi bisnis bank digital yang berfokus pada integrasi ekosistem.

"Fokus kami ke depan adalah terus berinovasi pada fitur-fitur transaksi, memperkuat infrastruktur keamanan siber, dan mendorong inklusi keuangan untuk memastikan akses keuangan digital bagi seluruh masyarakat Indonesia," jelas Sasmaya.

Basis pengguna SeaBank meluas hingga menembus 35 juta nasabah pada akhir semester I-2026. Rata-rata transaksi harian mencapai lebih dari 16,8 juta kali, dengan volume perputaran uang menembus Rp7,1 triliun selama bulan Juni 2026.

Guna memperluas jangkauan layanan, bank digital ini memfungsikan Kantor Cabang di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Mei 2026 sebagai kantor cabang ke-9 di Indonesia.

"Inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjangkau masyarakat luas melalui inovasi perbankan digital yang praktis dan aman. Kami memposisikan KC Medan sebagai jembatan inklusi yang akan mendorong taraf hidup serta produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sumatera Utara," tandas Sasmaya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed