KSSK Perkuat Koordinasi Fiskal Moneter dan Likuiditas Perbankan

Smallest Font
Largest Font

Sinergi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia terus diperkuat untuk memastikan kecukupan likuiditas perekonomian serta sektor perbankan nasional. Langkah ini ditegaskan dalam konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III Tahun 2026 di Jakarta pada Senin (3/8/2026), dilansir dari Investor Daily.

Penguatan koordinasi fiskal dan moneter tersebut sekaligus meredam isu miring terkait renggangnya hubungan interaksi antarlembaga keuangan negara. Pertumbuhan uang primer dilaporkan tetap tinggi sepanjang triwulan II-2026 dan melaju hingga 15,4 persen pada pekan ketiga Juli 2026, disertai perbaikan fungsi intermediasi perbankan.

Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyapa Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dengan sebutan unik di sela pemaparannya.

"Terima kasih Ibu Gubernur," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Sapaan hangat tersebut langsung direspons secara spontan oleh pihak Bank Indonesia untuk meluruskan status jabatannya saat ini.

"Sementara," kata Destry Damayanti, Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Mendengar respons balasan tersebut, pimpinan KSSK memberikan tanggapan santai yang memicu suasana cair di ruang acara.

"Biar aja," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Suasana akrab tersebut kembali berlanjut ketika sesi tanya jawab dibuka untuk para insan pers yang hadir meliput lokasi.

"Ini saya lihat Bu wartawannya banyak sekali dibanding biasanya. Pasti ini ingin mendengar pernyataan dari Ibu Pjs Gubernur Bank Indonesia. Silakan 'Ibu Gubernur' untuk menjawab pertanyaan duluan," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Kemenkeu menekankan bahwa tren positif indikator keuangan menjadi bukti nyata solidnya kerja sama lintas instansi saat ini.

"Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang primer yang tinggi sepanjang triwulan II-2026, berlanjut tumbuh 15,4% pada minggu III Juli 2026 dan fungsi intermediasi perbankan yang semakin baik," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Langkah penguatan sinergi juga dipastikan bakal terus berjalan guna mengantisipasi gejolak pasar global dan menjaga agenda prioritas pemerintah.

"Sinergi juga dilakukan dengan KSSK demi menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan program Asta Cita termasuk juga menjaga likuiditas di sistem keuangan," kata Destry Damayanti, Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed