Kombes Eko Budhi Terapkan Konsep PRESISI dan Green Policing di Riau
Penerapan konsep Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI) menjadi landasan kerja Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Eko Budhi Purwono hingga meraih penganugerahan Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berdedikasi di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara yang dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Eko menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian mendatang.
"Bapak Kapolri, Bapak Jenderal Listyo Sigit yang senantiasa memulai segala sesuatu itu pada konsep PRESISI. Kami mendasari itu dari mulai Polda dan seluruh aktivis bersama masyarakat dan anggota," kata Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Eko menyampaikan harapannya agar dapat mengemban amanah tugas yang telah diperpanjang untuk dua tahun ke depan dengan kinerja maksimal.
"Izin Jenderal, prinsip ini kami bawa, semoga kami dapat melaksanakan tugas berikutnya lagi di kesempatan waktu yang sudah diperpanjang dua tahun ke depan. Semoga kami tetap melaksanakan tugas itu dengan dedikasi yang maksimal. Hanya itu saja Jenderal. Kami bangga dengan Jenderal dan seluruh instansi Polri," ujar Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau.
Mendengar pernyataan itu, Kapolri sempat menanyakan apakah ada permintaan khusus dari Eko, namun Eko memilih untuk tidak mengajukan permintaan pribadi apa pun.
"Jadi apa permintaanmu?" tanya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pertanyaan pimpinan tertinggi Polri itu dijawab secara lugas oleh Eko di hadapan jajaran yang hadir.
"Secara pribadi kami tidak mengajukan permintaan apa-apa," jawab Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau.
Sikap tersebut memicu tanggapan langsung dari Kapolri kepada Wakapolri yang turut mendampingi kegiatan penganugerahan tersebut.
"Karena, Pak Wakapolri yang bersangkutan tidak minta, jadi harus kita yang mikirin Pak," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Selain penerapan PRESISI, keberhasilan Eko meraih penghargaan Polisi Berdedikasi berkat perannya sebagai eksekutor program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Program ini memadukan langkah penegakan hukum dengan edukasi perlindungan lingkungan hidup.
"Niat Green Policing adalah kembali menghijaukan, tetapi kebesertaan kebersamaan masyarakat untuk menjaga itu, tidak paham kalau kita bicara saja, tapi mereka harus kita masuk melalui memperkenalkan dan kebersamaan bersama pemerintah, sehingga mereka menjadi agen betul, untuk dirinya dan masyarakat sekitarnya," kata Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau kepada detikcom pada Senin (30/3/2026).
Guna memaksimalkan pencegahan karhutla dan perusakan hutan, Binmas Polda Riau menggandeng berbagai satuan kerja seperti Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan jajaran Polres setempat.
"Kita menggerakkan wilayah termasuk anggota kami, termasuk pejabat yang ada di Polda, Direktorat Intel, Direktorat Kriminal Khusus. Berbicara Green Policing tidak hanya menanam dan meningkatkan kesadaran ekologis, tapi ada permasalahan tindak pidana yang sudah dilakukan oleh masyarakat, mereka atas dasar kebutuhan perut membabat hutan, atau membersihkan lahannya membakar, itu yang tidak kita berikan untuk ada terus. Kita menggunakan tangan-tangan krimsus, tangan-tangan Polres, penyidik, Polres, semua digerakkan," ucap Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau.
Pelaksanaan sosialisasi edukatif rutin digelar mulai dari lingkungan sekolah hingga pemukiman warga melalui integrasi program Jelajah Riau untuk Rakyat (Jalur).
"Saya masuk di program Jalur, Green Policing, untuk memperkuat dan mengingatkan terus, dan kami mendata itu berapa banyak pohon yang sudah ditanam setiap harinya, berapa sekolah yang sudah disentuh," ujar Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau.
Dampak nyata dari langkah kolaboratif ini mencatatkan penurunan tingkat pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pekanbaru pada tahun 2025.
"Tahun 2016 saya masih di Sumatera Barat, asap yang dari Riau itu nyampai di Padang, bahkan nyampai di Agam waktu saya jadi Kapolres, udara kotor. Tahun 2025 saya tidak menemukan Pekanbaru tercemar, itu aja dulu, udah cakep itu," imbuh Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow