Kemenkes Buka Pendaftaran Beasiswa Dokter Spesialis 2026
Kementerian Kesehatan resmi membuka pendaftaran Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter Spesialis-Subspesialis Tahun 2026. Program bantuan biaya pendidikan ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli mendatang, dilansir dari Detikcom.
Skema bantuan mencakup berbagai komponen utama. Penerima bakal memperoleh jaminan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) atau dana pengembangan yang disalurkan satu kali sejak semester awal langsung ke institusi pendidikan.
Selain itu, Kemenkes menanggung Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester. Peserta juga menerima alokasi biaya hidup, operasional, buku, serta sarana penunjang studi setiap semester.
Program terbuka bagi Warga Negara Indonesia berstatus dokter atau dokter spesialis aktif. Pendaftar dapat berasal dari kalangan ASN pemerintah pusat, ASN daerah, maupun tenaga non-ASN.
Calon peserta harus terdaftar aktif di lembaga pendidikan yang ditunjuk untuk periode ajaran Juli-Desember 2026/2027. Ketentuan ini juga berlaku bagi mahasiswa ongoing dengan sisa masa studi maksimal dua semester.
Persyaratan khusus ditetapkan bagi peserta Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU) serta program studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (SpKKLP) reguler maupun rekognisi pembelajaran lampau.
Kelengkapan berkas meliputi STR aktif, kepesertaan BPJS Kesehatan, surat bebas narkoba, serta bukti kelulusan atau status siswa aktif dari institusi penyeleggara.
Pelamar wajib melampirkan surat izin atasan, rekomendasi pejabat berwenang, serta surat pernyataan komitmen kembali mengabdi yang ditandatangani di atas meterai Rp10.000 bersama pimpinan dinas kesehatan setempat.
Pilihan Institusi Pendidikan dan Program Studi
Pendaftar dapat memilih berbagai Fakultas Kedokteran ternama, di antaranya FK Universitas Indonesia, FK Universitas Gadjah Mada, FK Universitas Airlangga, hingga FK Universitas Hasanuddin.
Sejumlah RSPPU pengampu juga tersedia, seperti RSJPD Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, RSUP Fatmawati, RSUP Dr. Sardjito, hingga RSPAD Gatot Soebroto.
Program studi spesialis yang dibuka mencakup Spesialis Anak, Bedah, Obstetri dan Ginekologi, Penyakit Dalam, Radiologi, Anestesiologi, hingga Urologi. Sementara untuk jajaran subspesialis meliputi rumpun Ilmu Kesehatan Anak, Penyakit Dalam, Bedah, dan Psikiatri.
Kewajiban Pengabdian dan Jadwal Seleksi
Penerima bantuan diwajibkan menjalani masa pengabdian di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai pemetaan prioritas nasional. Penempatan di wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan berdurasi minimal 3 tahun, sedangkan area non-3T berdurasi minimal 4 tahun.
Proses seleksi administrasi tahap awal berlangsung mulai 20 Juli hingga 12 Agustus 2026. Pengumuman kelulusan berkas dijadwalkan pada 14 Agustus 2026.
Peserta yang lolos verifikasi akan mengikuti tahapan wawancara pada 18–26 Agustus 2026. Penetapan akhir penerima bantuan pendanaan diumumkan secara resmi pada 31 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow