Kalender September 2026 Tanpa Libur Nasional dan Cuti Bersama

Smallest Font
Largest Font

Masyarakat yang mengikuti kalender nasional dipastikan tidak mendapatkan tambahan hari libur dari pemerintah sepanjang September 2026. Ketetapan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri menunjukkan bahwa bulan tersebut tidak memiliki hari libur nasional maupun cuti bersama.

Ketiadaan tanggal merah pertengahan pekan ini membuat hari libur terdekat sebelumnya jatuh pada 25 Agustus 2026 untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, hari libur nasional berikutnya baru tersedia pada 25 Desember 2026 saat memperingati Hari Kelahiran Yesus Kristus.

Kondisi kalender tanpa tanggal merah tambahan tersebut membuat periode libur panjang tersisa hanya ada pada momen akhir tahun. Cuti bersama Natal dijadwalkan pada Kamis, 24 Desember, yang dilanjutkan libur nasional pada Jumat, 25 Desember.

Meskipun jumlah tanggal merah terbatas, pelaku usaha di industri perjalanan tetap menilai momen akhir tahun memiliki peluang bisnis yang kuat.

"Untuk Nataru masih optimis karena sekolah rata-rata libur dan memang biasanya masyarakat sudah menjadwalkan untuk libur di periode tersebut," kata Budijanto Ardiansjah, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) kepada CNBC Indonesia.

ASITA menilai penyesuaian strategi perlu dilakukan oleh para agen perjalanan agar tetap mampu menarik minat konsumen di tengah jeda liburan yang cukup panjang.

"Kuncinya ada di inovasi & promosi," kata Budijanto.

Selain penanggalan masehi, penentuan agenda masyarakat pada September 2026 juga berdampingan dengan penanggalan Hijriah dan Jawa. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dari Kementerian Agama, 1 September 2026 bertepatan dengan 19 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Masa peralihan menuju 1 Rabiul Akhir 1448 Hijriah terjadi pada 13 September 2026 menurut Kementerian Agama. Namun, Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah dan Islamic Calendar menetapkan awal Rabiul Akhir satu hari lebih cepat, yaitu pada 12 September 2026.

Perbedaan rujukan tersebut berimplikasi pada penetapan jadwal puasa sunah Ayyamul Bidh Rabiul Akhir 1448 Hijriah. Versi KHGT mencatat puasa Ayyamul Bidh berlangsung pada 24, 25, dan 26 September 2026.

Sementara itu, penanggalan Jawa pekan pertama September 2026 dimulai dari weton Selasa Legi pada 1 September hingga Minggu Legi pada 6 September. Penghitungan JavaSense mencatat pergantian Wuku Wuye ke Wuku Manahil terjadi pada Minggu, 6 September 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed