KAI Kucurkan Rp 14,68 Triliun Perkuat Modernisasi Sarana Kereta

Smallest Font
Largest Font

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Group mengalokasikan investasi sekitar Rp 14,68 triliun untuk memperkuat modernisasi sarana perkeretaapian nasional melalui kerja sama dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA, seperti dilansir dari Investor Daily pada Senin (27/7/2026).

Nilai investasi besar tersebut mencakup pengadaan serta pembaruan berbagai sarana, mulai dari kereta antarkota, Commuter Line, LRT Jabodebek, kereta luxury, hingga gerbong angkutan barang logistik.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa langkah pengadaan sarana secara berkesinambungan ini dirancang untuk mendukung operasional sekaligus mempertinggi daya saing industri kereta dalam negeri.

"Pengadaan sarana membutuhkan perencanaan jangka panjang, kualitas yang konsisten, dan ketepatan penyelesaian. KAI Group mendorong kolaborasi profesional dengan INKA agar kebutuhan operasional dapat dipenuhi sekaligus memperkuat kemampuan industri perkeretaapian nasional," ujar Anne dalam keterangan tertulis.

Dalam program periode 2023–2027, KAI memesan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation senilai Rp 5,5 triliun. Sebanyak 40 rangkaian telah diserahterimakan, dengan rincian 39 rangkaian sudah beroperasi dan satu rangkaian dalam tahap persiapan.

"Sebanyak 39 rangkaian Stainless Steel New Generation produksi INKA telah digunakan dalam pelayanan. Pembaruan ini dilakukan secara bertahap agar kualitas perjalanan dan kesiapan sarana dapat terus terjaga," kata Anne.

Untuk sektor transportasi perkotaan, alokasi dana sekitar Rp 4,07 triliun dikucurkan guna pengadaan 16 rangkaian Commuter Line baru serta retrofit dua rangkaian. Tujuh rangkaian telah melayani penumpang, sedangkan sembilan sisanya masih diproses produksi dan pengujian.

Kerja sama tersebut juga mencakup pengadaan 31 rangkaian LRT Jabodebek bernilai Rp 3,9 triliun hingga Rp 4,1 triliun berteknologi Grade of Automation 3. Pada semester I-2026, layanan otomatis ini tercatat telah melayani 16.018.911 penumpang.

KAI turut menambah 10 unit kereta luxury senilai Rp 161,16 miliar serta memesan 1.125 unit gerbong datar angkutan barang senilai Rp 1,05 triliun untuk mendukung distribusi batu bara di Sumatra Selatan.

"Kepercayaan kepada industri nasional dibangun melalui kualitas produk dan konsistensi dalam memenuhi komitmen. KAI Group berharap kolaborasi bersama INKA terus menghasilkan sarana yang aman, andal, serta mampu mendukung peningkatan pelayanan transportasi publik dan logistik nasional," tutup Anne.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed