Inflasi Agustus 2026 Mencapai 021 Persen Dipicu Permintaan Daging Ayam

Smallest Font
Largest Font

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan pada Agustus 2026, setelah sempat mengalami deflasi pada bulan sebelumnya. Peningkatan permintaan daging ayam ras menjadi pendorong utama lonjakan inflasi pada kelompok makanan dan harga bergejolak, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Selasa (1/9/2026).

Lonjakan permintaan terhadap komoditas daging ayam tersebut bertepatan dengan kembali berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai masa libur sekolah. Selain itu, momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW turut mendongkrak konsumsi masyarakat secara signifikan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa kelompok komponen harga bergejolak mencatatkan inflasi sebesar 0,88 persen dan memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan yakni 0,15 persen.

"Terjadi peningkatan permintaan daging ayam ras pada kondisi Agustus tahun 2026. Beberapa penyebabnya di antaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemudian Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, dan juga program MBG setelah periode libur sekolah berakhir," kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.

Secara keseluruhan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,57 persen dengan memberikan andil 0,17 persen terhadap inflasi nasional. Di samping daging ayam ras, komoditas lain seperti cabai rawit, beras, dan ikan segar masing-masing menyumbang andil inflasi sebesar 0,02 persen.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak terutama daging ayam ras, cabai rawit, dan juga beras," ujar Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.

Kenaikan berbagai harga komoditas pangan ini mengerek Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 111,73 pada Juli menjadi 111,97 pada Agustus 2026. Angka tersebut menjadikan tingkat inflasi tahunan (year on year) menyentuh 3,19 persen, sedangkan inflasi tahun kalender sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat sebesar 1,86 persen.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed