Indonesia Kirim Empat Pelajar Terbaik ke Olimpiade Sains Nuklir Internasional 2026 di Arab Saudi
Indonesia mengirim empat pelajar terbaik untuk mengikuti Olimpiade Sains Nuklir Internasional (INSO) 2026 yang akan berlangsung pada 2-9 Agustus di King Abdulaziz University, Jeddah, Arab Saudi, seperti dilansir dari Detikcom. Keempat pelajar tersebut akan bersaing dengan peserta dari sekitar 20 negara lain dalam kompetisi yang menguji kemampuan siswa sekolah menengah atas di bidang sains nuklir. INSO merupakan kompetisi utama untuk siswa SMA di bidang sains nuklir yang bertujuan mendorong keunggulan ilmiah dan memperkuat kerja sama internasional di bidang teknologi nuklir, diselenggarakan di bawah naungan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bekerja sama dengan pemerintah tuan rumah dan lembaga mitra.
Penilaian dalam INSO 2026 terbagi menjadi dua bagian, yaitu tes teori yang memiliki bobot 70 persen dan tes praktik atau terapan sebesar 30 persen. Peserta harus menyelesaikan lima soal teori dengan tingkat kesulitan meningkat, masing-masing soal berdurasi satu jam, total lima jam pengerjaan. Tes eksperimen berlangsung maksimal 3,5 jam.
Menurut Abdulaziz Al-Karidis, Sekretaris Jenderal King Abdulaziz and His Companions Foundation for Giftedness and Creativity (Mawhiba), INSO 2026 menjadi ajang penting untuk mengenalkan peran ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir kepada generasi muda serta meningkatkan pemahaman pemanfaatan teknologi nuklir secara damai dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Keikutsertaan Indonesia dalam kompetisi ini merupakan hasil kerja sama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, dan International Nuclear Agency Indonesia (INuA Indonesia) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menurut akun resmi Puspresnas.
Empat pelajar yang mewakili Indonesia memiliki rekam prestasi di berbagai kompetisi sains nasional dan internasional, termasuk peraih medali perak International Physics Olympiad (IPhO) 2026 di Kolombia, medali perunggu Asian Physics Olympiad (APhO) 2026 di Busan, serta juara emas dan absolute winner dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Fisika 2025.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow