IHSG Menguat Tipis Didukung Optimisme Ekonomi dan Perkembangan Geopolitik
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,22 poin ke level 6.351 pada sesi pertama perdagangan Kamis, didukung sentimen domestik dan perkembangan geopolitik global, dilansir dari Investor Daily.
Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, pasar masih dipengaruhi sentimen eksternal dan domestik dengan pelaku pasar memantau negosiasi terkait Selat Hormuz yang penting bagi perdagangan energi dunia.
Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan pengaturan jalur pelayaran Selat Hormuz, meningkatkan harapan ekspor energi lebih lancar dalam dua hingga empat bulan ke depan. Namun, risiko gangguan pasokan energi tetap tinggi setelah kelompok Houthi mengklaim menyerang kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah.
Data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan dengan penambahan tenaga kerja sektor swasta hanya 44.000 orang pada Juli, mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed berkurang menjadi satu kali hingga akhir tahun.
Gubernur The Fed Lisa Cook menegaskan kesiapan menaikkan suku bunga jika inflasi tidak melandai, sementara Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari menilai waktu tepat untuk mulai kenaikan bertahap.
Sentimen domestik menjadi penopang IHSG dengan pertumbuhan produk domestik bruto Indonesia kuartal II-2026 mencapai 5,29% secara tahunan, lebih tinggi dari ekspektasi pasar, mendukung optimisme pelaku pasar.
"Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang semester I-2026 mencapai 5,45%, sehingga memberikan dukungan bagi pergerakan pasar saham domestik meski tekanan global belum sepenuhnya mereda," kata Pilarmas.
Pada sesi pertama, saham TMPO, JGLE, PDES, MDIA, dan IATA mencatat kenaikan terbesar, sedangkan TALF, BACH, TIRA, TGUK, dan BTEK mengalami pelemahan terdalam.
Pilarmas merekomendasikan beli saham CUAN dengan support di level 640 dan resistance 770.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow