IHSG Diprediksi Melemah 14 Agustus 2026 Cek Rekomendasi Saham
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami penurunan pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Seperti dilansir dari Investor Daily, pergerakan indeks domestik ini dibayangi koreksi yang terjadi pada sesi sebelumnya.
Pada penutupan perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026, IHSG terkoreksi sebesar 72,08 poin atau merosot 1,13 persen. Penurunan tersebut membawa IHSG parkir di posisi 6.301,7.
Pergerakan bursa regional Asia menunjukkan arah bervariasi pada awal perdagangan. Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat mengalami kenaikan lebih dari 0,75 persen, sementara indeks Topix turut menguat sebesar 0,23 persen.
Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak hingga 2,54 persen pada saat pembukaan pasar. Selain itu, indeks Kosdaq yang memuat saham-saham berkapitalisasi kecil juga mencatatkan penguatan sebesar 1,10 persen.
Kondisi berbeda terjadi di bursa Australia. Indeks acuan S&P/ASX 200 justru berada di zona merah setelah mengalami penurunan sebesar 0,63 persen.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat di Wall Street menutup sesi perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026, dengan hasil positif yang signifikan. Seluruh indeks utama melesat menguat.
Indeks S&P 500 bahkan berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada posisi penutupan. Para investor merespons positif rilis data inflasi AS yang ternyata berada di bawah perkiraan.
Selain melandainya data inflasi Amerika Serikat, tren penurunan harga minyak dunia turut menjadi pemicu utama masuknya sentimen positif di pasar modal global.
Mempertimbangkan dinamika pasar dan sentimen global tersebut, para analis memberikan jajaran rekomendasi saham untuk kegiatan perdagangan harian. Rekomendasi ini mencakup acuan target harga serta batas perlindungan risiko.
Analis dari Mandiri Sekuritas menyajikan sejumlah saham pilihan yang dinilai potensial untuk ditransaksikan investor pada perdagangan hari ini.
Opsi saham pilihan pertama mendapat rekomendasi Buy dari Mandiri Sekuritas. Saham ini tercatat berada di level harga penutupan 20.025.
Target harga untuk opsi saham pertama dipatok mencapai 20.300. Sementara itu, level support ditetapkan pada posisi 19.800 dengan tingkat resistance di angka 20.300.
Guna membatasi risiko kerugian, level stop loss atau reversal untuk opsi saham pertama disarankan berada di posisi 19.800.
Selanjutnya, opsi saham pilihan kedua juga direkomendasikan Buy. Saham tersebut ditutup pada level 2.470 pada sesi perdagangan sebelumnya.
Mandiri Sekuritas menetapkan target harga opsi saham kedua berada di level 2.530. Adapun titik support dan resistance masing-masing diproyeksikan pada level 2.440 dan 2.530.
Investor disarankan memasang titik stop loss atau reversal untuk opsi saham kedua ini di level 2.440 demi menjaga batas toleransi risiko.
Opsi saham pilihan ketiga turut mengantongi rekomendasi Buy. Saham ini tercatat menutup sesi perdagangan terdahulu pada level harga 830.
Target harga yang ditetapkan untuk opsi saham ketiga berada di angka 850. Sementara batas penahanan risiko melalui stop loss atau reversal dipasang pada level 820.
| Opsi Saham | Rekomendasi | Harga Penutupan | Target Harga | Stop Loss / Reversal | Support | Resistance |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Opsi Saham 1 | Buy | 20.025 | 20.300 | 19.800 | 19.800 | 20.300 |
| Opsi Saham 2 | Buy | 2.470 | 2.530 | 2.440 | 2.440 | 2.530 |
| Opsi Saham 3 | Buy | 830 | 850 | 820 | – | – |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow