ID FOOD Ekspor 102 Ton Udang Vaname ke Amerika Serikat

Smallest Font
Largest Font

Holding BUMN Pangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD resmi melepas ekspor perdana udang vaname sebanyak 102 ton ke Amerika Serikat di Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (15/7). Pengiriman komoditas unggulan baru ini ditujukan untuk memicu pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan pasar internasional, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo, menilai ekspor tersebut menjadi tanda bahwa produk perikanan Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pasar mancanegara.

"Ekspor perdana ini merupakan langkah strategis ID FOOD dalam mengembangkan pasar udang vaname. Melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, kami memastikan proses pembelian, pengolahan, penjualan, hingga pengapalan berjalan sesuai standar dan kebutuhan negara tujuan," kata Ghimoyo dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2026).

Perusahaan mengirimkan enam kontainer dengan kapasitas masing-masing sekitar 17 ton pada pelepasan awal ini. ID FOOD selanjutnya membidik pengiriman rutin sebanyak delapan kontainer atau setara 136 ton udang vaname setiap bulan, dengan akumulasi target hingga akhir tahun 2026 mencapai 72 kontainer senilai Rp 218,5 miliar.

"Target tersebut dirancang untuk menjaga konsistensi pasokan dan memenuhi permintaan pasar global secara berkelanjutan. ID FOOD juga terus memperkuat koordinasi dengan pemasok, mitra pengolahan, serta pembeli untuk menjaga kualitas produk dan ketepatan pengiriman," terangnya.

Pengiriman ke pasar Amerika Serikat dilakukan melalui kemitraan bersama importir RCC dan Sterling Seafood Corporation. ID FOOD juga mendiversifikasi pemasaran udang vaname ke beberapa negara lain seperti Brunei Darussalam, Vietnam, dan Jepang.

"Diversifikasi negara tujuan dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar, mengurangi ketergantungan pada satu kawasan, serta menjaga kesinambungan bisnis ekspor produk perikanan," jelas Ghimoyo.

Produk yang dikirim mencakup kategori mentah (raw) dan matang (cook) dengan variasi Peeled Tail On (udang kupas dengan ekor utuh) serta Peeled and Deveined (udang kupas bersih tanpa urat punggung). Strategi ini berfokus pada pembangunan rantai pasok berkelanjutan demi memperkuat lini bisnis perdagangan dan logistik pangan.

"Keberhasilan ekspor membutuhkan kolaborasi yang kuat dari hulu hingga hilir. ID FOOD mengambil peran dalam menghubungkan sumber pasokan agar komoditas pangan dalam negeri semakin berdaya saing. Ke depan, ID FOOD akan terus memperkuat pengelolaan rantai pasok, meningkatkan kapasitas dan kontinuitas pasokan, serta menjajaki peluang pasar baru," pungkasnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed