Guardia Civil Temukan 15 Jenazah Migran di Perbatasan Ceuta
Penjaga pantai Spanyol Guardia Civil menemukan 15 jenazah migran di sekitar dermaga perbatasan Tarajal, Ceuta, Kamis saat terjadi gelombang penyeberangan masal dari Maroko. Para korban diduga tewas akibat tenggelam saat mencoba berenang menuju wilayah kantong Spanyol tersebut. Proses penemuan jasad berlangsung sepanjang hari.
Pada Kamis sore, petugas mengevakuasi enam mayat tambahan di dekat dermaga Tarajal dalam operasi pencarian yang dikonfirmasi oleh sumber kepolisian setempat. Jasad pertama ditemukan pada pagi hari oleh kapal Salvamar Atria berbasis di Ceuta dan langsung dibawa ke pelabuhan. Setelah itu, tim Layanan Maritim Guardia Civil menemukan 14 jenazah lainnya di perairan sekitar perbatasan.
Seluruh jenazah dipindahkan ke fasilitas Guardia Civil di pelabuhan perikanan untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Dugaan awal menunjukkan para korban meninggal akibat asfiksia karena tenggelam saat menyeberang.
Insiden ini terjadi di tengah lonjakan tekanan migrasi di kawasan perbatasan. Para ahli intelijen menilai kebijakan luar negeri Spanyol terhadap Maroko belum efektif karena dinilai kurang mengalokasikan sumber daya untuk menghentikan arus masuk migran. Dengan ditemukannya para korban tersebut, jumlah migran yang ditemukan tewas di pesisir Ceuta mencapai 45 orang sepanjang tahun ini. Sebanyak 26 jenazah di antaranya ditemukan pada bulan Juli.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow