Gisel Bagikan Pola Parenting Adaptif untuk Mendampingi Gempi

Smallest Font
Largest Font

Tantangan mengasuh anak di era digital dirasakan langsung oleh aktris dan penyanyi Gisella Anastasia. Mantan istri Gading Marten tersebut membagikan pengalamannya dalam mendidik sang putri, Gempita Nora Marten alias Gempi, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Metode pengasuhan zaman dahulu yang diterapkan oleh ibundanya dinilai tidak bisa diaplikasikan secara mentah-mentah saat ini. Perkembangan zaman menuntut setiap orang tua untuk bersikap lebih adaptif.

"Itu benar banget. Karena kayaknya makin ke sini era juga ganti, makin berkembang. Jadi ilmu-ilmu parenting yang aku tahu dari Mama, itu mau dipakai langsung semuanya ke Gempi kayaknya nggak semuanya fit," ujar Gisel.

Arus informasi yang bergerak sangat cepat membuat Gisel memilih untuk tidak bersikap terlalu kaku. Ia lebih mengutamakan pendekatan emosional serta komunikasi yang terbuka dibandingkan memberikan larangan yang ketat.

Keinginan untuk menjadi sahabat bagi anak membuat Gisel rela menurunkan gengsi sebagai orang tua. Langkah tersebut diambil agar Gempi dapat lebih terbuka dalam menceritakan berbagai hal.

"Kadang memang terbiasa untuk membangun komunikasi lumayan terbuka. Kayaknya aku yang lebih maksa untuk mendekatkan diri sebagai best friend supaya dia bisa terbuka sama kita," jelasnya.

Pengawasan penuh selama 24 jam di dunia digital dianggap sebagai hal yang mustahil. Oleh sebab itu, rasa saling percaya dan pendampingan konsisten menjadi kunci utama dalam pengasuhan.

Edukasi mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan disampaikan melalui perbincangan santai sehari-hari. Cara ini diterapkan agar anak tidak merasa sedang diinterogasi.

Selain fokus pada komunikasi dan kesehatan emosional, pemenuhan gizi seimbang juga menjadi prioritas utama. Selektivitas dalam memilih asupan harian anak sangat diperlukan di tengah banyaknya pilihan produk saat ini.

Makanan bernutrisi tinggi tetap perlu diimbangi dengan kehadiran fisik serta perhatian penuh dari orang tua. Kehadiran nyata menjadi aspek krusial dalam mendukung perkembangan anak.

"Sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Sekarang informasi tentang gizi semakin mudah didapat, sehingga kita juga harus lebih bijak memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka," jelasnya.

Proses tumbuh kembang anak perlu didampingi pada setiap momennya. Memberikan dukungan emosional serta mengapresiasi proses belajar anak dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang seorang ibu.

Pesan tersebut disampaikan Gisel saat menghadiri acara talkshow kampanye Temani Tumbuh Kembangnya, Rayakan Setiap Langkahnya! yang diadakan oleh Tango Kido. Kampanye ini mendorong orang tua untuk tidak hanya memperhatikan kecukupan gizi, tetapi juga memberikan pendampingan emosional.

Dukungan terhadap tumbuh kembang optimal anak juga ditegaskan oleh Managing Director Dairy & Bread OT Group, Johan Lianto. Menurutnya, pemenuhan nutrisi dan kehadiran orang tua merupakan tanggung jawab bersama.

"Pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus berupaya menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak. Susu Tango Kido Full Cream berbahan Fresh Milk tanpa tambahan gula/sukrosa telah memenuhi spesifikasi teknis susu sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 63426.2 Tahun 2026. Kami juga percaya bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh asupan, tetapi juga oleh kehadiran orang tua dalam setiap prosesnya," ujar Johan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed