Garuda Indonesia Uji Coba Internet Cepat di Pesawat Mulai 2027

Smallest Font
Largest Font

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menguji coba layanan internet berkecepatan tinggi atau high-speed inflight connectivity pada penerbangan rute Jakarta-Madinah, Minggu (17/8), dengan target implementasi bertahap mulai 2027. Uji coba ini melibatkan 81 penumpang yang mendapat akses internet cepat selama penerbangan, termasuk mencoba melakukan video call di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, mengatakan pengembangan layanan ini bagian dari transformasi maskapai untuk memperkuat nilai tambah layanan sebagai full-service airline dan menyesuaikan dengan kebutuhan konektivitas digital masyarakat.

"Transformasi Garuda Indonesia tidak hanya berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan operasional, tetapi juga bagaimana transformasi tersebut dapat dirasakan langsung melalui pengalaman perjalanan yang semakin relevan bagi pengguna jasa," ujar Glenny.

Glenny menjelaskan pilot project ini dikemas dalam kampanye "Sinyal Merdeka" bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di mana pembacaan Naskah Proklamasi disiarkan secara langsung melalui konektivitas internet di pesawat dan diperdengarkan melalui sistem public address (PA) kepada seluruh penumpang. "Melalui Sinyal Merdeka, kami ingin menghadirkan cara berbeda memperingati Kemerdekaan Indonesia. Naskah Proklamasi yang disiarkan di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki menjadi simbol semangat Indonesia untuk terus terhubung dan bergerak maju," lanjutnya.

Selain untuk berkirim pesan dan mengakses informasi, penumpang terpilih dapat melakukan aktivitas dengan kebutuhan konektivitas tinggi, termasuk video call selama penerbangan. Garuda Indonesia akan mengevaluasi performa konektivitas, pengalaman pengguna, kesiapan operasional, aspek keselamatan, serta kesesuaian regulasi penerbangan dari pilot project ini sebelum mengembangkan layanan lebih lanjut.

Pelayanan internet cepat ini akan diimplementasikan secara bertahap mulai 2027 dengan mempertimbangkan kesiapan armada dan teknologi pendukung. "Ini langkah awal pengembangan berkelanjutan. Kami ingin pengalaman terbang dengan Garuda semakin seamless dan terkoneksi tanpa menghilangkan karakter layanan khas Indonesia," kata Glenny. Selain pengembangan konektivitas selama penerbangan, Garuda Indonesia juga memfokuskan program untuk memperkuat konektivitas perjalanan wisatawan mancanegara di Indonesia melalui program Free Domestic Flight yang menyediakan ribuan kursi penerbangan domestik gratis bagi wisatawan asing pemegang tiket pulang-pergi internasional Garuda Indonesia.

Kepala Pemasaran Grup Garuda Indonesia, Prina Eka Putri, mengatakan program tersebut bertujuan agar wisatawan asing tidak hanya berhenti di satu destinasi, tetapi melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed