Festival Jakarta Great Sale 2026 Tembus Transaksi Rp 16 Komma 8 Triliun
Ajang belanja tahunan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 mencatatkan lonjakan transaksi yang melebihi estimasi awal. Sepanjang pelaksanaan dari 10 Juni hingga 22 Juli 2026, ajang ini membukukan total nilai penjualan hingga Rp16,8 triliun. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp16 triliun, atau tumbuh sekitar 5 persen.
Capaian positif ini dilansir dari Investor Daily sebagai cerminan tingginya antusiasme masyarakat dalam bertransaksi di pusat perbelanjaan Capital. Gelaran yang mengusung tema “Jakarta Belanja Penuh Cerita” ini diselenggarakan oleh APPBI DPD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta guna memacu aktivitas perdagangan dan pariwisata belanja.
Peningkatan volume transaksi terdorong oleh momentum libur sekolah, rangkaian agenda ulang tahun kota, serta berbagai penawaran diskon dari tenant. Sebanyak 104 pusat perbelanjaan anggota APPBI DPD DKI Jakarta terlibat dalam festival ini.
Apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak disampaikan langsung oleh Ketua Pelaksana FJGS 2026, Mualim Wijoyo. Ia menilai hasil pencapaian ini menegaskan peran vital mall dalam menopang roda ekonomi daerah. "Kami bersyukur FJGS 2026 dapat berjalan dengan baik dan mencatat transaksi sebesar Rp16,8 triliun.
Hasil ini menunjukkan bahwa pusat perbelanjaan masih memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian Jakarta. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seluruh anggota APPBI DPD DKI Jakarta, tenant, brand, sponsor, mitra, media, dan tentunya masyarakat Jakarta serta wisatawan yang telah ikut meramaikan FJGS 2026." ujar Mualim Wijoyo.
Selain program promosi ritel, sebanyak 49 pusat belanja menggelar undian e-ShopperCard FJGS 2026. Penarikan undian tersebut dilaksanakan di Mangga Dua Square pada Senin, 20 Juli 2026. Sektor perbankan turut mencatat kenaikan transaksi digital selama festival berlangsung. SEVP Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, menyebutkan bahwa momen belanja ini memperkuat adopsi pembayaran non-tunai di masyarakat.
"Hingga semester I 2026, superapps balé by BTN telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna. Pertumbuhan tersebut didukung oleh semakin luasnya ekosistem digital yang kini mencakup lebih dari 344.000 merchant, lebih dari 14.000 developer, serta telah terhubung dengan 59 pemerintah daerah," ujar Thomas. Penguatan ekosistem digital BTN mendorong peningkatan transaksi via balé by BTN per Juni 2026 hingga 41,6 persen (YoY) mencapai 2,63 miliar transaksi.
Nilai transaksinya melonjak 55,3 persen dibanding periode sama tahun lalu menjadi Rp134 triliun. "Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap transaksi digital terus meningkat. Melalui balé by BTN, kami ingin menghadirkan layanan yang bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital, termasuk bagi merchant dan pelaku usaha yang berpartisipasi dalam FJGS 2026," kata Thomas.
Rangkaian ajang belanja terbesar di Ibu Kota ini resmi ditutup di Main Atrium Pondok Indah Mall 3 pada 24 Juli 2026. Pemilihan Pondok Indah Mall sebagai lokasi penutupan menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mall dalam ajang tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow