Enzo Maresca Ungkap Aturan Taktis Pembatas Erling Haaland Jadi Kapten

Smallest Font
Largest Font

Manajer anyar Manchester City Enzo Maresca mengindikasikan tidak akan menunjuk Erling Haaland sebagai kapten utama tim karena aturan taktis khusus yang diterapkannya setiap kali tim mencetak gol pada Agustus 2026. Maresca mewajibkan kapten tim untuk segera mendatangi bangku cadangan guna menerima instruksi taktik baru tepat setelah gol tercipta. Kebiasaan ini telah ia terapkan sejak melatih Leicester City dan Chelsea. Ketajaman Haaland yang sudah mengemas 162 gol dari 198 laga bersama Manchester City dinilai akan membuat aturan tersebut tidak berjalan efektif jika sang penyerang mengemban ban kapten.

Jabatan kapten utama Manchester City saat ini sedang kosong setelah kepindahan Bernardo Silva ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Sebelumnya, urutan kapten ditetapkan oleh Pep Guardiola sejak awal 2025 yang terdiri dari Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, Ruben Dias, Rodri, dan Erling Haaland. Setelah De Bruyne berlabuh ke Napoli pada pertengahan 2025 dan Silva menyusul hengkang tahun ini, tersisa empat kandidat yang dipertimbangkan Maresca yakni Dias, Rodri, Haaland, dan Phil Foden.

Aturan mengenai instruksi tepi lapangan tersebut ditegaskan langsung oleh pelatih asal Italia itu saat memimpin tur pramusim di Asia. "Di Leicester dan Chelsea, saya punya aturan bahwa ketika kami mencetak gol, kapten harus datang ke bangku cadangan untuk menerima instruksi dan tidak merayakannya," kata Maresca dilansir dari The Athletic.

Maresca menilai jeda waktu saat perayaan gol sangat krusial untuk melakukan penyesuaian taktik bersama kapten di pinggir lapangan. "Tapi kalau dia yang mencetak gol, barulah dia boleh merayakannya," kata Maresca. Jika Haaland yang mencetak gol sekaligus menjabat sebagai kapten, skema penyampaian instruksi tersebut dipastikan akan terganggu.

"Kalau Erling jadi kapten, kami bakal punya masalah, Anda bisa bayangkan seperti apa?" kata Maresca.

Penyesuaian strategi di tepi lapangan dinilai tetap penting dilakukan meski dalam waktu singkat. "Menurut saya, meski cuma dua atau tiga menit, selalu ada hal yang perlu disesuaikan," tutur Maresca. Dalam keterangan terpisah saat diwawancarai media di sela tur pramusim, Maresca kembali menegaskan hal serupa mengenai konsekuensi aturan tersebut bagi sang penyerang.

"Saat di Leicester dan Chelsea, saya punya aturan bahwa ketika kami mencetak gol, kapten harus datang ke bangku cadangan untuk menerima instruksi baru dan tidak ikut merayakannya," kata Maresca dikutip dari One Football.

Sambil berseloroh, mantan juru taktik Chelsea itu menggambarkan situasi yang akan terjadi di lapangan jika aturan itu dipaksakan kepada penyerang utamanya. "Tetapi jika dia yang mencetak gol, tentu saja dia harus merayakannya. Kalau Erling yang jadi kapten, kacau luar biasa, kita bakal punya masalah besar, bisa Anda bayangkan?" kata Maresca.

Di sisi lain, kandidat kapten lainnya yakni Rodri masih berada dalam masa pemulihan pasca-operasi punggung di tengah rumor ketertarikan dari Barcelona. Jika Rodri hengkang dan Haaland tak masuk hitungan, ban kapten Manchester City berpotensi diserahkan kepada Ruben Dias atau Phil Foden.

Sementara itu, penyerang muda Divin Mubama resmi dipinjamkan ke Southampton setelah mencatatkan lima gol saat dipinjamkan ke Stoke City musim lalu. Manchester City dijadwalkan melakoni laga Community Shield melawan Arsenal di Cardiff sebelum membuka pekan pertama Premier League menghadapi Bournemouth pada 23 Agustus 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed