Elitery Perluas Pasar Layanan Digital ke ASEAN dengan Kepemimpinan Sandiaga Uno
PT Data Sinergitama Jaya Tbk (Elitery) memperluas pasar layanan digital ke kawasan ASEAN, termasuk Malaysia, dengan fokus pada pengembangan komputasi awan, kecerdasan buatan, layanan teknologi terkelola, dan keamanan siber, menurut Investor Daily pada 27 Agustus 2026. Perusahaan mencatatkan total aset Rp 303 miliar pada kuartal II-2026, naik 2,25 persen dibanding akhir 2025, dengan liabilitas turun 8,59 persen menjadi Rp 127 miliar dan ekuitas naik 11,75 persen menjadi Rp 176 miliar. Rasio lancar meningkat menjadi 1,54 kali dan rasio utang terhadap ekuitas turun menjadi 0,72 kali. Direktur Utama Elitery, Kresna Adiprawira, mengatakan ekspansi ini harus disertai penguatan tata kelola, struktur keuangan, strategi investasi, serta jejaring bisnis internasional agar pertumbuhan berkelanjutan.
"Kebutuhan itu semakin relevan ketika perusahaan mulai mengarahkan pengembangan usaha ke Malaysia dan kawasan ASEAN sebagai tahapan menuju pasar yang lebih luas," ujar Kresna.
Menurut Kresna, pengembangan pasar regional membuka peluang meningkatkan skala usaha dan mencari sumber pertumbuhan baru di luar pasar domestik. "Pengembangan pasar regional juga membuka peluang bagi perusahaan teknologi nasional untuk meningkatkan skala usaha dan memperoleh sumber pertumbuhan baru di luar pasar domestik," ujar Kresna.
Perusahaan juga harus siap dengan struktur permodalan, pengelolaan risiko, tata kelola, dan kemampuan menyesuaikan layanan sesuai kebutuhan pasar tujuan. Elitery memperkuat tata kelola dengan mengangkat Sandiaga Salahuddin Uno sebagai komisaris dan Meidyah Indreswari sebagai komisaris independen. Sandiaga juga memimpin Strategic Advisory Council yang memberi masukan strategis terkait investasi dan pengembangan bisnis internasional.
"Semangat pembinaan itu kini hadir secara formal memperkuat disiplin, tata kelola, serta pengalaman dan jejaring di bidang investasi dan keuangan," kata Kresna. Komisaris Elitery, Sandiaga Uno, menyatakan perusahaan teknologi nasional memiliki peluang mengembangkan kompetensi teknologi yang penting dalam transformasi digital. "Saya selalu antusias mengikuti perkembangan teknologi seperti AI, cloud, dan keamanan siber, dan bangga melihat anak bangsa menguasai bidang-bidang ini," ujar Sandiaga.
Ia menambahkan, Strategic Advisory Council akan membantu merumuskan strategi investasi, memperluas bisnis internasional, dan membuka peluang bisnis teknologi di sektor keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow