Para Eksekutif Gelar Ketoprak Financial Sultan Agung untuk Dana Pendidikan
Lintas tokoh dari komunitas keuangan, perbankan, BUMN, akademisi, hingga pejabat publik menggelar Pagelaran Ketoprak Financial lakon Sultan Agung di Gedung Kesenian Jakarta pada Kamis, 30 Juli 2026 malam. Kegiatan ini bertujuan menggalang dana pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
Sebagaimana dilansir dari Investor Daily, pertunjukan seni tradisional yang disutradarai oleh Aries Mukadi ini diproduksi oleh Indonesia Media Network. Lakon tersebut mengisahkan perjuangan Raja Mataram Islam, Sultan Agung Hanyakrakusuma, dalam menyatukan tanah Jawa dan melawan VOC di Batavia.
"Kami mengangkat lakon ini untuk mengenang dan meneladani semangat persatuan yang digelorakan oleh Sultan Agung saat melawan VOC," ujar Eko B. Supriyanto, Produser Eksekutif Ketoprak Financial.
Eko menambahkan bahwa nilai perjuangan sejarah tersebut tetap relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama dalam menjaga kebersamaan di tengah perbedaan pendapat dan ketimpangan sosial.
Sejumlah pimpinan industri dan pejabat publik turut tampil sebagai pemeran dalam pementasan tersebut, di antaranya Fathan Subchi (Anggota BPK RI), Alexandra Askandar (Wadirut BNI), Suwandi Wiratno (Ketua Umum APPI), Aviliani (Komisaris Utama Allo Bank), serta Antonius Widodo (Direktur BCA). Pertunjukan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Wakil Menteri PPPA Veronica Tan dan komedian Yanti Lemu.
Selain berfungsi sebagai ajang silaturahmi antarpara eksekutif dan sarana melestarikan budaya tradisional, acara tahunan ini membawa misi sosial kemanusiaan untuk mendukung sektor pendidikan.
"Seluruh hasil penjualan tiket disumbangkan ke Yayasan Anak Asuh Kita. Pergelaran ini mendonasikan Rp 100 juta kepada Yayasan Anak Asuh Kita," jelas Eko B. Supriyanto, Produser Eksekutif Ketoprak Financial.
Lakon Sultan Agung menyoroti kepemimpinan Raja Mataram Islam periode 1613–1645 yang melakukan serangan besar ke Batavia pada 1628 dan 1629. Atas jasa kepemimpinan dan warisan kebudayaannya, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Agung pada 8 November 1975.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow