Dokumenter Ungkap Pep Guardiola Sempat Tegur Tijjani Reijnders

Smallest Font
Largest Font

Cuplikan dokumenter terbaru A Beautiful Obsession memperlihatkan mantan pelatih Manchester City Pep Guardiola yang secara tegas menegur gelandang Tijjani Reijnders di hadapan seluruh anggota skuad di ruang ganti saat jeda pertandingan.

Insiden tersebut terjadi pada musim 2025-2026 yang menjadi tahun ke-10 sekaligus musim terakhir Guardiola melatih Manchester City. Dalam rekaman itu, pelatih asal Spanyol tersebut menyampaikan kekecewaannya atas performa tim agar tidak mengulangi hasil buruk dari musim sebelumnya.

"Pertanyaan besar untuk semua pemain Manchester City yang juga ada di sini musim lalu adalah: apakah kalian ingin menjalani musim seperti itu lagi? Apakah kalian ingin percaya pada musim yang kami alami saat itu?" kata Pep Guardiola, mantan Pelatih Manchester City.

Guardiola kemudian mengalihkan sorotannya secara spesifik kepada Reijnders yang baru diboyong dari AC Milan pada bursa transfer musim panas 2025. Sang manajer mengingatkan sang pemain agar tidak mengulangi catatan buruk klub lamanya yang gagal menembus kompetisi Eropa.

"Apakah kamu ingin menjalani musim seperti itu lagi, seperti musim terakhirmu di AC Milan sialan itu, ketika kalian gagal lolos ke Eropa? Apakah kamu mau itu? Apakah kamu mau mengalaminya lagi?" ujar Pep Guardiola, mantan Pelatih Manchester City.

Manajer yang mempersembahkan 20 trofi utama selama sepuluh tahun masa baktinya di City tersebut lantas mendesak para pemainnya untuk segera merespons situasi di lapangan.

"Ingatkan dirimu sendiri apakah kamu ingin menjalani musim kami yang lalu lagi," kata Pep Guardiola, mantan Pelatih Manchester City.

Eskalasi ketegangan di dalam ruang ganti itu ditutup dengan penegasan keras dari Guardiola mengenai pentingnya perubahan sikap demi meraih kemenangan.

"Kalau kalian tidak menginginkan itu, maka kalian harus bertindak. Kalau tidak, kalian tidak akan menang, teman-temanku," ujar Pep Guardiola, mantan Pelatih Manchester City.

Meski sempat diwarnai momen tegang, Guardiola juga pernah memuji Reijnders secara terbuka usai kemenangan 2-1 City atas Southampton di Piala FA pada bulan April. Reijnders sendiri memilih enggan membeberkan detail percakapannya saat diwawancarai media.

"Itu sesuatu di antara kami," kata Tijjani Reijnders, mantan Gelandang Manchester City.

Namun, Guardiola kemudian memberikan penjelasan kepada pihak pers terkait momen emosional yang terjadi antara dirinya dan pemain asal Belanda tersebut usai pertandingan.

"Saya bilang bahwa saya ingin membunuhnya, karena dia bermain sangat baik. Tijjani juga pemain yang belakangan ini tidak banyak bermain, tetapi dia menampilkan performa luar biasa," ujar Pep Guardiola, mantan Pelatih Manchester City.

Saat ini kedua sosok tersebut sudah resmi berpisah dengan Manchester City. Reijnders telah dilepas ke klub Arab Saudi Al-Qadsiah pada 19 Agustus dengan nilai transfer mencapai 61 juta euro, sementara Guardiola menyudahi masa jabatannya setelah memenangkan enam gelar Liga Premier dan satu trofi Liga Champions.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed