Penyelenggara Comic San Diego Pertimbangkan Hapus Hall H Raksasa

Smallest Font
Largest Font

Penyelenggara San Diego Comic-Con (SDCC) mempertimbangkan opsi untuk menghapus area utama Hall H dan mengembalikannya menjadi ruang pameran penghasil pendapatan. Langkah ini diambil usai timbul kekacauan antrean penonton pada panel Marvel Studios akibat masalah kapasitas gedung.

Chief Communications and Strategy Officer SDCC, David Glanzer, menyampaikan wacana perombakan tersebut dalam sesi Talk Back pada Minggu, 26 Juli 2026. Banyak pengunjung yang mengeluhkan kegagalan masuk ke ruangan meski telah mengantongi gelang resmi.

Masalah kapasitas ini memuncak setelah ratusan penggemar menginap untuk mendapatkan gelang akses panel Marvel. Namun, mereka tetap ditolak masuk karena ruang Hall H telah ditutup oleh petugas dinas pemadam kebakaran demi alasan keselamatan.

Glanzer menguraikan keterbatasan kapasitas gedung konvensi yang membuat pihak penyelenggara harus mengorbankan potensi pendapatan demi menyediakan ruang teater yang lebih besar bagi para pengunjung.

"Kami mengubah Hall H menjadi teater karena ruang terbesar di fasilitas ini hanya berkapasitas 4.200 kursi. Kami memutuskan untuk melepas pendapatan dari Hall H demi membuat teater yang lebih besar. Hal itu dilakukan beberapa tahun lalu, dan mungkin kami perlu mengeksplorasi opsi untuk menghilangkan Hall H dan kembali ke fungsi penghasil pendapatan karena saat ini kami hanya bisa mengizinkan sejumlah X orang di dalam gedung. Kami hanya bisa mengizinkan sejumlah X eksibitor di dalam gedung," kata David Glanzer, Chief Communications and Strategy Officer SDCC.

Selain batasan area pameran, Glanzer menyinggung kendala logistik lain seperti keterbatasan sponsor untuk penambahan fasilitas Wi-Fi serta area ruang pertemuan yang dinilai makin tidak mencukupi kebutuhan.

"Saya pikir ini adalah titik penjualan yang bagus untuk mengatakan kepada seseorang, Anda bisa menampilkan nama Anda tidak hanya di depan 130–150.000 orang, tetapi juga 2.000 anggota media dari seluruh dunia, namun kami tetap tidak bisa mendapatkan sponsor untuk Wi-Fi kami," ujar David Glanzer, Chief Communications and Strategy Officer SDCC.

Glanzer menambahkan penjelasan mengenai tantangan koordinasi ruang dengan pihak luar.

"Kami tidak bisa mendapatkan sponsor untuk beberapa pembungkus bangunan yang kami miliki di sini. Ini situasi yang menantang. Kami sekarang melihat bahwa kami tidak memiliki cukup ruang pertemuan di gedung ini.

Jadi hotel-hotel di sekitarnya, Hyatt, Hilton, Marriott, telah sangat pemurah memberikan ruangan di sana, tetapi kami masih belum memiliki cukup ruang, dan sekarang kami melihat masalah pada Hall H. Kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan, tetapi ini adalah situasi yang membutuhkan uang, waktu, dan usaha," kata David Glanzer, Chief Communications and Strategy Officer SDCC.

Di sisi lain, kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pengunjung yang tidak berhasil masuk ke dalam ruangan meskipun telah mengantri puluhan jam.

"Saya pikir itu adalah waktu menunggu terpanjang yang pernah saya dengar dalam dua dekade," kata Steve, pengunjung Comic-Con.

Steve membeberkan gambaran situasi kekecewaan yang dialami para peserta lain di lokasi.

"Jumlah manusia paling frustrasi yang pernah saya lihat di Comic-Con," ujar Steve, pengunjung Comic-Con.

Ia menembahkan rasa prihatinnya terhadap rekan-rekannya yang bernasib serupa.

"Sangat sulit melihat orang-orang yang frustrasi, dan itu adalah kelompok yang besar, bagian itu sedikit mengecewakan," kata Steve, pengunjung Comic-Con.

Pengunjung lain turut menyoroti sistem pengaturan antrean yang dinilai kurang teratur di lapangan.

"Saya tahu bahwa semua orang mencoba yang terbaik, tetapi rasanya sangat tidak terorganisir," kata Ali, pengunjung Comic-Con.

Masalah penanganan antrean juga membuat sebagian peserta memilih untuk meninggalkan area konvensi lebih awal.

"Kami sudah merasa cukup karena sepertinya mereka tidak tahu ke mana kami harus pergi, jadi kami langsung pergi saja," kata Anthony, pengunjung Comic-Con.

Pihak penyelenggara SDCC merilis pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa sedikitnya jumlah penonton yang keluar antar panel menyebabkan ketersediaan kursi menjadi sangat terbatas. Pihak penyelenggara menyatakan akan terus mengevaluasi manajemen arus pengunjung dan skema program acara ke depan.

"Saya pikir dalam hal orang-orang dengan gelang yang tidak masuk, akan menarik... untuk mencari tahu apa yang terjadi," kata penyelenggara Comic-Con, panitia SDCC.

Terkait dugaan penggunaan gelang palsu, pihak panitia menegaskan belum menemukan bukti fisik di lapangan.

"Saat ini kami belum melihat adanya gelang palsu, tidak mengatakan itu tidak terjadi, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa jika kami tidak memilikinya," kata pejabat Comic-Con, panitia SDCC.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed