Bursa Saham Asia Menguat Didorong Kebangkitan Saham Sektor AI

Smallest Font
Largest Font

Pemulihan harga saham sektor kecerdasan buatan di Wall Street mendorong penguatan tajam bursa saham Asia pada Jumat (31/7/2026), dipimpin oleh lonjakan indeks Kospi Korea Selatan sebesar 14 persen sesaat setelah pembukaan perdagangan. Penguatan pasar kawasan regional tersebut terjadi seiring melonjaknya harga saham Microsoft dan Amazon yang meredakan kekhawatiran investor terkait besarnya beban belanja modal emiten teknologi. Selain bursa Korsel, indeks Nikkei Jepang menguat sekitar 5 persen dan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang bertambah 3 persen, sementara kontrak berjangka Nasdaq naik 0,87 persen.

Analis pasar IG Fabien Yip menilai ketahanan permintaan teknologi menjadi pemicu utama masuknya kembali modal investor ke pasar saham kawasan.

"Baik kinerja keuangan maupun sentimen pasar mulai pulih setelah pergerakan yang terlalu berlebihan pada awal pekan," kata Fabien Yip, Analis Pasar IG. Ia menambahkan bahwa aksi jual yang terjadi sebelumnya merupakan bentuk reaksi berlebihan dari para pelaku pasar.

"Permintaan terhadap teknologi AI masih menunjukkan ketahanan sehingga aksi jual yang terjadi sebelumnya kemungkinan merupakan reaksi pasar yang berlebihan terhadap kekhawatiran mengenai belanja modal," kata Fabien Yip, Analis Pasar IG. Meski menguat pada akhir pekan, Kospi berpotensi membukukan penurunan bulanan sekitar 24 persen sepanjang Juli, yang menjadi koreksi terburuk sejak krisis keuangan Asia 1997 dan memicu pembatasan produk berleverage oleh otoritas terkait.

Manajer portofolio saham pasar berkembang Amundi Ji Young Park melihat tekanan volatilitas harga di sektor teknologi berangsur mereda. "Kami melihat koreksi tajam pada pasar yang memiliki eksposur besar terhadap AI. Namun kami menilai fase volatilitas berkepanjangan ini mulai mendekati akhir," kata Ji Young Park, Manajer Portofolio Saham Pasar Berkembang Amundi. Di pasar mata uang, yen Jepang melemah 0,6 persen ke level 160,51 per dolar AS setelah sehari sebelumnya melonjak 2,4 persen akibat dugaan aksi intervensi otoritas dalam menahan pelemahan mata uang tersebut.

Langkah stabilisasi nilai tukar juga dilaporkan dilakukan oleh Bank Korea serta pemeriksaan kuotasi oleh otoritas Amerika Serikat menjelang pengumuman kebijakan moneter Bank of Japan.

Kepala Strategi Makro Asia Pasifik Mizuho Vishnu Varathan menyebut langkah otoritas di pasar valuta asing berkaitan erat dengan momentum rapat kebijakan moneter bank sentral. "Jatuhnya USD/JPY dari mendekati 164 ke bawah 160 tepat menjelang rapat BOJ menunjukkan otoritas berupaya mengantisipasi pelemahan yen jika BOJ mempertahankan suku bunga," kata Vishnu Varathan, Kepala Strategi Makro Asia Pasifik Mizuho. Sementara itu di pasar komoditas, harga minyak Brent naik 0,4 persen menjadi US$ 89,38 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan setelah insiden serangan drone terhadap kapal pengangkut gas di pelabuhan Damietta Mesir, sedangkan emas spot bergerak tipis di posisi US$ 4.094,28 per ons troi.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed