BRIN Ungkap Risiko Parkir Paralel Mobil Listrik Menguras Aki 12 Volt
Sistem komputer dan tuas transmisi elektronik yang berada dalam posisi siaga saat parkir paralel berdurasi panjang dapat menyebabkan daya aki 12 Volt pada mobil listrik terkuras habis pada Kamis (20/8/2026).
Sorotan publik mengenai masalah kelistrikan pada kendaraan ramah lingkungan ini mencuat setelah insiden mobil Hyundai IONIQ 5 yang mengandalkan transmisi netral berlebih viral di media sosial.
Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aam Muharam, menegaskan bahwa kebiasaan membiarkan posisi transmisi netral terlalu lama akan menyedot habis pasokan listrik aki kecil.
"Jangan kelamaan karena jika dalam waktu lama posisi (N) di mana sistem komputer dan shifter elektronik terus aktif, dapat menguras daya aki kecil (12V) hingga habis total. Ini berimbas ke sistem kelistrikan lainnya," jelasnya kepada kumparan, Kamis (20/8).
Menurut analisis Aam, beberapa produsen memang menyediakan mekanisme khusus untuk menonaktifkan sistem kelistrikan. Namun, situasi tertentu menuntut kendaraan listrik tetap siaga guna mempertahankan fungsi transmisi netral.
"Dalam posisi itu (parkir paralel posisi transmisi netral) tepatnya mode siaga atau stand by. Kalau sampai off nanti komputer malah error," tambahnya.
Buku panduan resmi Hyundai IONIQ 5 Halaman 594 Bab 8 Bagian 20 memuat rincian teknis serupa. Saat pengemudi mematikan mesin dengan transmisi berada di posisi netral (N), tombol Start/Stop berganti ke posisi ACC yang membiarkan pasokan listrik terus berjalan.
Pendiri EV Safe sekaligus dosen di National Battery Research Institute, Mahaendra Gofar, menyampaikan pandangannya mengenai peruntukan fitur darurat tersebut.
"Sebenarnya mobil EV tidak bisa merilis parking brake dan posisi (N). Itu sebenarnya buat emergency karena di luar negeri tidak boleh parking loss seperti itu. Makanya kalau isu itu namanya towing mode," ungkapnya.
Mahaendra menambahkan bahwa fenomena pengurasan daya aki ini tidak hanya berdampak pada mobil listrik, melainkan seluruh jenis kendaraan yang mengadopsi mekanisme tuas transmisi elektronik.
Pada kondisi pengoperasian normal, sistem otomatis mengunci kendaraan ke posisi parkir (P) begitu mesin dimatikan. Sebaliknya, pengaktifan posisi netral melalui fitur moda derek (towing mode) memaksa komponen elektronik bekerja secara berkelanjutan di latar belakang.
"Kalau dia masih dalam towing mode, artinya baterai gedenya itu akan diisolasi. Jadi artinya baterainya itu nggak bisa mengisi aki. Meski semua EV itu bisa dibuat netral, peruntukannya memang bukan buat parkir paralel dalam waktu yang sangat lama," lanjutnya.
Langkah penanganan langsung diambil oleh manajemen PT Hyundai Motors Indonesia guna menanggapi keluhan pengguna kendaraan listrik mereka.
"Atas nama Hyundai Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh pelanggan kami. Kami telah menerima masukan tersebut dan saat ini tengah melakukan penanganan serta penelusuran secara menyeluruh untuk memastikan langkah penyelesaian terbaik bagi pelanggan," ujar Head of Public Relations & Brand Interactive HMID, Rouli Sijabat, dalam keterangan resmi kepada kumparan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow