Hyundai Minta Maaf Usai Keluhan Kendaraan Listrik Ioniq 5 Viral
PT Hyundai Motors Indonesia menyampaikan permohonan maaf resmi menyusul keluhan fatal yang dialami pemilik kendaraan listrik Hyundai Ioniq 5 di media sosial pada Agustus 2026. Penanganan komprehensif kini tengah dijalankan pabrikan guna merespons gangguan fungsi pengisian daya kilat dan kegagalan sistem baterai pendukung.
Permasalahan teknis melanda unit milik konten kreator Aa Juju, dimulai ketika sistem pengisian cepat tidak dapat memproses arus listrik. Kondisi tersebut memaksa pemilik beralih ke mode pengisian lambat sebelum akhirnya seluruh kelistrikan mobil mati total akibat pengosongan daya pada aki.
Hasil pemeriksaan teknisi menunjukkan bahwa pengisian daya aki bantu berkapasitas 12 Volt mengalami kendala saat mobil ditempatkan dalam kondisi parkir paralel. Sistem komputer dan fitur Bluelink tercatat tetap mengonsumsi daya baterai meskipun kendaraan dipindahkan secara manual.
Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia Rouli Sijabat menegaskan komitmen perusahaan dalam menyelesaikan gangguan produk dan kendala layanan tersebut pada Kamis (20/8/2026).
"Atas nama Hyundai Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh pelanggan kami, baik terkait pengalaman penggunaan produk maupun layanan dari tim sales dan aftersales kami," ujar Rouli Sijabat, Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia.
Dampak kegagalan sistem dan kekecewaan atas layanan purnajual membuat pemilik kendaraan mengalami tekanan emosional berlebih. Pihak pabrikan mengonfirmasi telah menerima seluruh masukan pelanggan dan sedang menjalankan evaluasi menyeluruh.
"Sampai gue berobat ke psikolog, karena ini mobil bikin gue stres. Udah gitu, aftersales-nya juga bikin gue stres," ujar Aa Juju, pemilik kendaraan.
Di tengah polemik keandalan mobil listrik kelas atas, pasar otomotif nasional menyediakan sejumlah alternatif kendaraan ramah lingkungan di rentang harga Rp200 jutaan. Pilihan yang tersedia mencakup BYD Atto 1 dengan harga mulai Rp199.000.000, Changan Lumin seharga Rp222.000.000, Wuling Air ev tipe Lite seharga Rp214.000.000, serta Chery Q varian Pure yang dibanderol Rp249.900.000 OTR Jakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow