BPS Kaji Ulang Metode Penentuan Desil untuk Tingkatkan Akurasi Data

Smallest Font
Largest Font

Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan pengkajian ulang terhadap metode penentuan desil atau pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan variabel sosial ekonomi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kontroversi yang muncul terkait Data Tunggal Ekonomi Nasional (DTSEN) yang banyak mendapat keluhan dari masyarakat. Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya rutin menggelar rapat dengan tim khusus untuk mencari skema terbaik dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Ini sedang rapat-rapat terus ini, dengan tim, kita bentuk tim untuk bagaimana nanti proksi yang terbaik, mudah-mudahan semuanya bisa menjadi nyaman ya dengan analisa-analisa berikutnya," ujar Zulkipli saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Senin (31/8/2026).

Kajian ini ditargetkan rampung dalam tahun 2026, meskipun Zulkipli belum merinci sampai sejauh apa prosesnya saat ini. "Tahun ini harus kita selesaikan," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyatakan bahwa penentuan desil masyarakat Indonesia akan dievaluasi ulang, namun keputusan tersebut akan menunggu hasil dari Sensus Ekonomi yang sedang dilakukan oleh BPS. "(Pengkajiannya) Itu kan di BPS, BPS sedang melakukan sensus ekonomi, kita tunggu saja sensus ekonominya," tegas Airlangga beberapa waktu lalu.

Pengkajian ulang ini diharapkan dapat menghasilkan metode yang lebih akurat dan dapat diterima secara luas oleh publik dalam mengukur kesejahteraan masyarakat berdasarkan data sosial ekonomi yang valid dan terkini.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed