BPI Danantara Luncurkan DSI untuk Perkuat Tata Kelola Ekspor
Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia meluncurkan PT Danantara Sumber Daya Indonesia DSI untuk memperkuat tata kelola dan optimalisasi ekspor sumber daya alam strategis, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Pada tahap awal, perusahaan menangani ekspor tiga komoditas senilai hampir US$70 miliar untuk memperkuat posisi Indonesia di perdagangan komoditas global.
Menurut dilansir dari Investor Daily, DSI akan menangani ekspor batu bara, crude palm oil atau CPO, serta ferro alloy. Total nilai ekspor ketiga komoditas pada tahap awal disebut mencapai hampir US$70 miliar.
Rosan Roeslani menyebut batu bara menjadi komoditas dengan nilai ekspor terbesar, yakni sekitar US$30,35 miliar. Nilai ekspor CPO diperkirakan sekitar US$22 miliar, sementara ferro alloy sekitar US$16,43 miliar.
"Batu bara menjadi komoditas dengan nilai ekspor terbesar, sekitar US$30,35 miliar, disusul CPO sekitar US$22 miliar dan ferro alloy sekitar US$16,43 miliar," ujar Rosan Roeslani, CEO BPI Danantara Indonesia.
Investor Daily melaporkan bahwa peluncuran DSI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan komoditas ekspor bernilai besar. Kehadiran entitas tersebut diarahkan mendukung penguatan peran Indonesia dalam perdagangan komoditas global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow