BMKG Pantau Bibit Siklon 92W dan Cuaca Jabodetabek 26 Juli 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memantau pergerakan Bibit Siklon Tropis 92W di Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya yang berdampak pada cuaca ekstrem di sejumlah daerah Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Sistem cuaca tersebut tercatat memiliki tekanan udara minimum mencapai 1.004 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum sebesar 25 knot yang bergerak mengarah ke barat laut.
Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan mengenai peluang peningkatan intensitas sistem atmosfer tersebut dalam kurun waktu beberapa hari mendatang.
"Bibit siklon berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dalam kategori sedang hingga tinggi dalam 48-72 jam ke depan," ujar Miftah Ali.
Munculnya sistem tersebut membentuk wilayah konvergensi serta konfluensi yang terbentang dari pesisir Filipina hingga perairan Laut Sulawesi. Kondisi atmosfer nasional yang tergolong labil semakin memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Dampak dinamika atmosfer ini memicu peringatan dini hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah, meliputi Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, hingga Maluku. Sementara itu, wilayah Jabodetabek diprediksi mengalami kondisi cuaca dominan berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.
Suhu udara di area Jakarta berada pada kisaran 24 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi mencatatkan suhu 20 sampai 34 derajat Celsius. BMKG mengimbau publik untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow