BKN Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Mulai 18 Agustus

Smallest Font
Largest Font

Badan Kepegawaian Negara resmi menetapkan jadwal penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan Tahun 2026 yang diawali dengan pengumuman seleksi pada 15 Agustus dan pembukaan pendaftaran daring pada 18 hingga 30 Agustus 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tertanggal 12 Agustus 2026. Ketetapan ini menjadi acuan baku bagi sembilan kementerian dan lembaga penyelenggara dalam mengawal seluruh alur penerimaan calon siswa baru.

Instansi yang membuka penerimaan meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Proses seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan masa pendaftaran hingga 1 September 2026, disusul pengumuman hasil pada 2–3 September 2026. Panitia menyediakan masa sanggah pada 4–5 September 2026, dengan jawaban sanggah pada 4–6 September 2026, serta pengumuman pascasanggah pada 7–8 September 2026.

Tahapan berikutnya mencakup penerbitan kode billing dan pembayaran PNBP pada September 2026. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar berbasis Computer Assisted Test BKN bakal digelar pada 22 September–7 Oktober 2026, dilanjutkan pengolahan nilai pada 27 September–10 Oktober 2026, dan pengumuman hasil SKD bertahap pada 1–13 Oktober 2026.

Peserta yang lolos wajib mengikuti seleksi lanjutan non-CAT BKN pada 11–28 Oktober 2026, sementara pengumuman kelulusan akhir oleh masing-masing instansi akan dipublikasikan pada 21 Oktober–1 November 2026.

Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan seluruh instansi penyelenggara untuk berkomitmen menjaga ketepatan waktu pelaksanaan sesuai alur yang telah disepakati bersama.

"Dengan ditetapkannya jadwal tersebut, calon peserta dapat mempersiapkan diri sekaligus mencermati setiap tahapan dan ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026," pungkas Zudan Arif Fakrulloh, Kepala BKN.

Di sisi lain, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imipas membuka rekrutmen Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk jenjang SLTA sederajat dan PNS internal Kemenimipas.

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna Taruni Poltekimipas Tahun 2026 Dadan Gunawan mengonfirmasi rincian kuota penerimaan serta jalur pendaftaran yang dibuka untuk tahun anggaran ini.

"Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait Persetujuan Kebutuhan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Tahun Anggaran 2026, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengundang Putra dan Putri terbaik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)/sederajat dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," jelas Dadan Gunawan, Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun 2026.

Pihaknya menekankan bahwa jalur pendidikan kedinasan ini dirancang sebagai wadah pengabdian generasi muda di sektor keimigrasian dan pemasyarakatan.

"Kemenimipas membuka kesempatan yang luas bagi generasi muda Indonesia untuk mengabdikan diri melalui pendidikan kedinasan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan," ucap Dadan Gunawan, Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Kemenimipas Tahun 2026.

Dari total 405 alokasi formasi yang disiapkan Poltekimipas, sebanyak 375 formasi diperuntukkan bagi jalur umum dan afirmasi, sedangkan 30 formasi tersisa khusus diprioritaskan untuk PNS Kemenimipas.

Terdapat enam program studi D4 yang dapat dipilih, yakni Teknik Pemasyarakatan, Manajemen Pemasyarakatan, Bimbingan Kemasyarakatan, Hukum Keimigrasian, Administrasi Keimigrasian, dan Manajemen Teknologi Keimigrasian.

Seleksi Poltekimipas menerapkan sistem gugur yang terdiri atas tiga tahapan utama: seleksi administrasi, SKD, serta seleksi lanjutan yang mencakup pemeriksaan kesehatan, pengamatan fisik, kesamaptaan, psikologi, hingga wawancara dan keterampilan.

Dadan menegaskan seluruh tahapan ujian dilaksanakan secara transparan tanpa ada pungutan biaya kepada para peserta.

"Seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan Penerimaan Calon Taruna Sekolah Kedinasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2026 tidak dipungut biaya," tegas Dadan Gunawan, Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun 2026.

Sistem kelulusan dipastikan murni berpatokan pada capaian kualifikasi individu pendaftar selama mengikuti ujian.

"Kelulusan Peserta adalah prestasi peserta sendiri. Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan," ujar Dadan Gunawan, Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun 2026.

Panitia turut memperingatkan peserta dan pihak keluarga untuk tidak mencoba memberikan imbalan dalam bentuk apa pun selama proses seleksi berlangsung.

"Apabila diketahui, maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya," ucap Dadan Gunawan, Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun 2026.

Informasi resmi, dokumen pengumuman SDM.1-SA.02.04-2, serta tata cara pendaftaran Poltekimipas dapat diakses melalui portal catar.kemenimipas.go.id atau akun media sosial resmi @catarimipas dan @catar.imipas.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed