Banjir Bandang Nepal Sapu Gedung Imigrasi Puluhan Warga AS Hilang

Smallest Font
Largest Font

Seorang pimpinan teknis Pure Storage asal Bay Area, Prabhath Sajeepa (48), dilaporkan hilang bersama puluhan warga Amerika Serikat lainnya setelah banjir bandang menerjang Nepal pada hari Rabu, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Otoritas Nepal telah merilis daftar awal berisi 65 nama warga negara AS yang hilang akibat bencana yang menewaskan ratusan orang tersebut. Sajeepa, yang pernah bekerja di Cisco, diketahui sedang mengikuti kegiatan spiritual bersama organisasi nirlaba Isha Foundation.

Keponakan korban, Kavya Koulagi Jayatheertha, mengonfirmasi bahwa rombongan yayasan tersebut sedang berada di wilayah terdampak. Sebanyak 80 anggota rombongan, termasuk 22 warga AS, hingga kini belum ditemukan.

"Situasi ini sungguh mengerikan. Saya harap ia berada di tempat yang aman," kata Kavya Koulagi Jayatheertha, keponakan Prabhath Sajeepa.

Pemimpin Isha Foundation, Jaggi Vasudev, menjelaskan melalui sebuah unggahan video bahwa para anggota rombongan sempat mengamankan diri di dalam bangunan imigrasi di Gyirong sebelum fasilitas tersebut tersapu luapan air.

"Ini adalah peristiwa yang sangat mengerikan dan di luar dugaan," kata Jaggi Vasudev, pemimpin Isha Foundation.

Pesan terakhir dari ketua rombongan diterima Vasudev sekitar sembilan menit sebelum banjir bandang melanda. Bencana alam ini diduga kuat dipicu oleh patahnya bagian bawah gletser di ketinggian yang kemudian jatuh menghantam dasar lembah hingga memicu longsoran es dahsyat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed