Andry Hakim Tekankan Pentingnya Mindset Pantang Menyerah Saat Mulai Investasi

Smallest Font
Largest Font

Pendiri sekaligus Chief Investment Officer Hakimson.id, Andry Hakim, menekankan pentingnya memiliki mental dan pola pikir yang kuat bagi generasi muda saat mulai berinvestasi agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kerugian, seperti dilansir dari Investor Daily.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk Money Lab: Wealthy Before Thirty di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026). Penataan pola pikir dinilai menjadi fondasi utama sebelum terjun ke dunia pasar modal.

"Kalau menurut saya nomor satu pasti dari mental dulu, mindset dulu," beber Andry Hakim dalam acara Money Lab, Investor Day 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/6/2026).

Andry berpendapat bahwa kekeliruan dalam menyikapi kerugian awal sering kali membuat investor pemula langsung menghentikan langkah mereka.

"Dia masuk saham terus dia rugi dan merasa oh ni kayaknya bidang ini bukan buat gua nih gitu loh," jelas Andry.

Kegagalan menurutnya merupakan hal yang lumrah dan terjadi di bidang apa pun, termasuk dalam dunia olahraga profesional.

"Contohnya misalnya kita main olahraga main bola kadang kita menang kadang kita kalah. Sejago-jagonya kita main bola Ronaldo aja ada kalahnya juga, Messi ada kalahnya juga," sambung Andry Hakim.

Prinsip yang sama juga dinilai berlaku dalam dunia usaha, di mana keuntungan tidak selalu datang secara instan.

"Sama juga berbisnis sama juga. Gak selalu bisnis yang kita jalani itu berhasil langsung, pasti nanti ada yang jatuh ada yang rugi," imbuhnya.

Ia mengingatkan para investor saham agar tidak cepat putus asa karena para pelaku usaha dan investor dunia yang sukses pun pernah melewati fase kerugian.

"Di saham pun sebenarnya seperti itu. Jangan misalnya kita invest terus kita rugi terus kita nyerah. Jadi sebenarnya mentalnya harus kuat dulu karena semua pengusaha yang sukses pasti pernah rugi," bebernya.

Andry kemudian memberikan contoh tokoh investasi global yang juga pernah mengalami kegagalan dalam portofolionya.

"Investor yang jago pun itu pernah rugi juga. Kaya Warren Buffett," jelasnya.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, Andry mengakui bahwa dirinya tidak luput dari risiko kerugian selama berkecimpung di dunia investasi.

"Saya pun juga rugi," sebutnya.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa daya tahan untuk tetap bertahan di pasar modal menjadi kunci utama menuju keberhasilan.

"Jadi kuncinya itu kita stay in the game. Jalan terus, terabas terus kalau terabas terus ujungnya ada suksesnya," katanya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed