Aldi Taher Mengaku Sempat Ingin Bunuh Diri Akibat Depresi
Penyanyi Aldi Taher mengungkapkan bahwa dirinya sempat berada di titik terendah hingga terbersit keinginan kuat untuk mengakhiri hidupnya sekitar delapan bulan lalu akibat masalah kesehatan mental, sebagaimana dilansir dari Detik Hot pada Minggu (23/8/2026) di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan.
Pelantun berusia 42 tahun itu menjelaskan bahwa perasaannya terasa sangat hampa dan tidak memiliki arah hidup. Kondisi tersebut dialaminya meski kariernya di dunia hiburan perlahan mulai menunjukkan tren positif setelah sebelumnya sempat meredup.
"Saya bahkan sempat mau bunuh diri. Delapan bulan lalu, tanya istri saya," kata Aldi Taher.
Krisis mental tersebut diakui timbul lantaran dirinya mulai jauh dari agama dan mengabaikan kewajiban ibadahnya. Rasa takut serta paranoid yang tidak berdasar menyelimuti pikirannya selama periode sulit itu.
"Karena jauh dari Al-Qur'an, jauh dari Allah. Saya hampa hidupnya," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pengaruh negatif membuatnya menghentikan rutinitas ibadah harian. Kondisi emosionalnya pun menjadi tidak stabil selama berbulan-bulan.
"Saya sempat setop itu, Bang. Digoda setan iblis itu, Bang. Saya setop salat, saya setop baca Al-Qur'an. Uring-uringan gak jelas, ketakutan, paranoid gak jelas," kenangnya.
Kehidupan Aldi Taher perlahan membaik setelah istrinya, Salsabillih, memberikan dorongan moral dan mengingatkannya untuk kembali menjalankan ibadah. Dorongan tersebut menjadi titik balik baginya untuk mencari ketenangan jiwa.
"Alhamdulillah lewat istri saya, dia ngomong. Allah kasih saya semangat lewat mulut istri saya. Dia bilang 'Udah Pa, baca Al-Qur'an lagi Pa, ayo Papa salat'. Saya paksa salat, saya paksa baca Al-Qur'an," terang Aldi Taher.
Setelah kembali konsisten beribadah, kehidupan mantan suami Dewi Perssik ini terasa lebih tenang dan rezekinya kembali terbuka melalui sejumlah unit bisnis seperti Alis Burger dan Ayam Goreng Basah. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga rasa syukur agar tidak terjerat dalam kesuksesan duniawi yang bersifat sementara.
"Alhamdulillah Allah kasih rezeki Alis Burger, Ayam Goreng Basah. Tapi sukses sesungguhnya itu di surga, Bang. Ini semua fana, ini semu.
Bisa diambil kapan pun kalau kita gak bersyukur. Hati-hati ada istidraj, nah ini ngeri Bang," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow