AIFF Putuskan Bentuk Dua Tim Hadapi ASEAN Cup dan Brasil
Federasi Sepak Bola India (AIFF) memutuskan untuk tetap berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menggelar laga uji coba melawan Timnas Brasil pada rentang September hingga Oktober 2026 dengan membentuk dua skuad terpisah.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat Komite Eksekutif AIFF di New Delhi pada Kamis (6/8/2026) guna mengatasi bentrokan jadwal antara pertandingan pamungkas grup di Indonesia dan laga persahabatan di Kolkata pada 3 Oktober 2026.
Sebelumnya, tim berjuluk The Blue Tigers itu sempat dilaporkan berpeluang mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena aturan ketat FIFA yang melarang penggunaan tim U-23 atau tim B pada ajang tersebut.
Rencana pengunduran diri dari turnamen kawasan berisiko mendatangkan denda finansial minimal 15.000 hingga 20.000 franc Swiss serta sanksi disiplin dari Komite Disiplin FIFA.
Laga eksibisi melawan Brasil yang berada di peringkat lima FIFA dirancang sebagai ajang bernilai 7 juta dolar AS di Stadion Salt Lake, Kolkata, setelah Brasil melakoni tur di Australia.
Namun, opsi untuk menarik diri dari persaingan melawan Indonesia, Malaysia, dan Singapura di Grup A mendapat penolakan keras dari internal sepak bola India.
Mantan kapten Timnas India, Bhaichung Bhutia, menyuarakan keberatan atas wacana melepas turnamen resmi bentukan FIFA tersebut demi pertandingan persahabatan.
"Saya sangat bersikeras agar tim utama harus ikut serta dalam Piala ASEAN FIFA. Ini adalah kompetisi yang jauh lebih baik daripada Kejuaraan SAFF," kata Bhaichung.
Bhutia menilai partisipasi pada ajang kompetitif memberikan dampak finansial dan teknis yang lebih berharga bagi perkembangan jangka panjang para pemain.
"Secara finansial, Anda juga mendapatkan biaya partisipasi dan, jika Anda berprestasi, ada hadiah uang yang besar untuk dimenangkan. Lebih penting lagi, ini sangat bagus untuk pengembangan tim," ujar Bhaichung.
Ia menyoroti efektivitas laga pameran satu hari yang dinilai kurang memberikan manfaat taktikal dibandingkan persaingan fase grup.
"Tiga atau empat pertandingan kompetitif jauh lebih bermanfaat bagi para pemain. Ini adalah turnamen yang bagus untuk dimainkan," kata Bhutia.
Bhutia mempertanyakan arah pengembangan tim nasional jika hanya memprioritaskan laga komersial singkat melawan tim besar.
"Saya sangat menekankan bahwa tim utama harus pergi dan bermain di FIFA ASEAN Cup," ujar Baichung.
Menurutnya, potensi hadiah uang dan atmosfer kompetisi resmi jauh lebih dibutuhkan skuad India saat ini.
"Itu adalah kompetisi yang jauh lebih baik dibanding SAFF Championship, dan kita juga mendapat uang partisipasi. Jika bermain baik, ada hadiah uang lumayan untuk dimenangi," kata Baichung.
Ia menambahkan bahwa orientasi jangka panjang harus mengalahkan gengsi sesaat di lapangan hijau.
“Saya sangat bersikeras agar tim utama harus ikut serta dalam FIFA ASEAN Cup. Ini adalah kompetisi yang jauh lebih baik daripada Kejuaraan SAFF. Secara finansial Anda mendapatkan biaya partisipasi dan prize money besar. Tiga atau empat pertandingan kompetitif jauh lebih bermanfaat bagi pengembangan tim,” tegas Bhutia.
Bhutia menutup argumentasinya dengan menanyakan nilai tambah jangka panjang dari pertandingan tersebut.
“Brasil adalah Brasil, dan memang menyenangkan bermain melawan mereka. Tetapi waktunya tidak tepat. Anda hanya bermain satu pertandingan, apa yang didapat untuk pengembangan jangka panjang tim nasional?” kata Bhutia.
Atas pertimbangan tersebut, AIFF secara resmi memberitahukan FIFA bahwa India akan menurunkan skuad terpisah untuk mengakomodasi kedua agenda internasional tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow