ADB Buka Beasiswa Pascasarjana di APU Jepang untuk Mahasiswa Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Asian Development Bank (ADB) kembali membuka program beasiswa pascasarjana Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP) di Asia Pacific University (APU), Jepang, yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa dari Indonesia, dilansir dari Detikcom dan beberapa sumber terkait.

Beasiswa ini mencakup biaya masuk dan kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan sekitar 144.000 yen atau sekitar Rp 15,9 juta, termasuk biaya tempat tinggal, buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, serta tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi dari Indonesia ke Jepang.

Masa awal beasiswa diberikan selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan hingga tahun kedua berdasarkan prestasi akademik mahasiswa di APU.

Calon penerima beasiswa harus terlebih dahulu mendaftar ke APU, kemudian kampus akan menyeleksi dan memilih kandidat yang memenuhi syarat untuk direkomendasikan kepada pemberi beasiswa, demikian dijelaskan laman resmi APU dan informasi dari situs lainnya.

Program ini ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana yang ingin mempelajari bidang terkait pembangunan di kawasan Asia Pasifik, terutama jenjang magister.

Persyaratan utama bagi pelamar antara lain adalah warga negara dari negara anggota peminjam ADB, termasuk Indonesia, tidak memiliki kewarganegaraan ganda dari negara maju, tidak tinggal atau bekerja di luar negara asal, serta memiliki pengalaman kerja penuh waktu minimal dua tahun setelah memperoleh gelar sarjana pada saat melamar.

Calon pendaftar harus berusia maksimal 35 tahun, memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik, sudah diterima di program magister yang disetujui di APU, dan belum terdaftar dalam program pascasarjana lainnya.

Selain itu, pendapatan keluarga pelamar tidak boleh melebihi USD 50.000 per tahun, sedangkan pendapatan individu tidak boleh lebih dari USD 25.000 per tahun, yang harus dibuktikan dengan surat keterangan penghasilan apabila terpilih.

Surat keterangan kerja yang dilampirkan harus memuat informasi posisi, masa kerja, dan pendapatan yang disahkan perusahaan. Jika masa kerja saat ini kurang dari dua tahun, pelamar wajib melampirkan surat keterangan kerja dari perusahaan sebelumnya.

Alur pendaftaran dimulai dengan mencermati informasi resmi di laman APU, mendaftar ke APU paling lambat 5 November 2026 atau 8 Januari 2027, menunggu hasil seleksi kampus, melengkapi dokumen beasiswa bagi kandidat terpilih, dan pengumuman penerima beasiswa akan dilakukan pada akhir Juni.

Program ini bertujuan mendukung pembangunan di negara asal penerima beasiswa dengan syarat penerima bersedia kembali dan bekerja di negara asal minimal dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan.

"Beasiswa ini menyasar calon mahasiswa yang berminat mempelajari bidang-bidang terkait pembangunan di kawasan Asia Pasifik," ujar laman resmi APU.

"Calon mahasiswa perlu mendaftar ke kampus terlebih dahulu, lalu APU akan memilih kandidat yang memenuhi syarat untuk direkomendasikan pada pemberi beasiswa," tambah sumber dari Detikcom.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed