Militer Ukraina Serang Fasilitas Logistik E Commerce Rusia Ozon
Militer Ukraina memperluas jangkauan serangan pesawat nirawak ke raksasa e-commerce Ozon di wilayah Rusia pada Senin, 24 Agustus 2026, guna menekan perekonomian perang Kremlin seperti dilansir dari Investor Daily. Gempuran sistematis terhadap infrastruktur logistik ritel daring terbesar kedua di Rusia ini bertujuan memutus rantai pasokan komersial dan memperberat beban finansial sektor perbankan setempat. Dampak dari serangan drone yang melanda enam fasilitas logistik dalam tiga hari terakhir menyebabkan saham Ozon merosot hingga hampir 30 persen di Bursa Efek Moskow.
Insiden tersebut mencakup pusat penyimpanan di Makhachkala dan Enem, serta penghentian operasional fasilitas di Samara akibat kebakaran gudang yang memaksa evakuasi 500 karyawan secara darurat.
Institute for the Study of War mengonfirmasi adanya pengalihan fokus gempuran Ukraina menuju gudang-gudang Ozon setelah sebelumnya menyasar pusat logistik Wildberries. "Serangan sistematis terhadap pusat penyimpanan barang berteknologi ganda (dual-use goods) berhasil mengganggu logistik musuh dan berdampak negatif terhadap perekonomian Rusia secara keseluruhan," tegas Kementerian Pertahanan Ukraina melalui media sosial resminya.
Pemerintah Ukraina menilai pemutusan rantai distribusi barang komersial sangat penting untuk menguras cadangan devisa dan memicu inflasi di negara tetangganya tersebut. "Serangan terhadap target ekonomi nasional sebagai tindakan yang membuka 'kotak Pandora'," ujar Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Rusia.
Presiden Vladimir Putin juga berjanji membalas tindakan militer Ukraina dengan mengincar sektor-sektor ekonomi yang paling sensitif bagi pihak lawan. E-commerce Rusia menjadi target strategis baru karena gabungan pendapatan Wildberries, Ozon, dan Yandex Market menyumbang lebih dari 5 persen dari total PDB negara tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow