Svara Institute Soroti Penurunan Produktivitas Manufaktur Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Svara Institute menilai penurunan produktivitas sektor manufaktur Indonesia berakar pada lemahnya tekanan persaingan usaha yang memicu ketidakpastian efisiensi industri. Masalah tersebut disampaikan Senior Economist Svara Institute, Moekti P. Soejachmoen, pada Jumat (7/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Berdasarkan data Indonesia Country Growth and Jobs Report 2026 Bank Dunia, produktivitas manufaktur nasional pada 2017 tercatat 20 hingga 30 persen lebih rendah dibandingkan awal 1990-an. Pada saat bersamaan, hambatan non-tarif dilaporkan telah mencakup 90 persen dari total barang konsumsi impor.

Kondisi ini dinilai mengganggu mekanisme daya saing industri, sehingga perusahaan yang tidak produktif dapat bertahan lebih lama sementara pelaku usaha baru yang efisien kesulitan masuk ke pasar.

"Keduanya adalah satu masalah yang sama, yaitu lemahnya tekanan persaingan yang memaksa perusahaan naik kelas," ujar Senior Economist Svara Institute, Moekti P. Soejachmoen.

Pola penurunan daya saing tersebut juga dialami oleh industri otomotif nasional yang tertinggal dari Thailand sejak 1990-an, serta sektor elektronik yang cenderung stagnan saat Vietnam dan Malaysia terus mengalami peningkatan peringkat.

"Hambatan perdagangan tidak menghilang, tetapi berubah bentuk. Ketika tarif turun, regulasi teknis, perizinan, dan standar menjadi bentuk hambatan baru," kata Moekti.

Data Global Trade Alert mencatat sebanyak 74 persen hambatan non-tarif yang diberlakukan Indonesia bersifat diskriminatif, yang berdampak signifikan terhadap kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebagai langkah penyelesaian, lima usulan kebijakan dianjurkan meliputi audit hambatan usang, harmonisasi standar, inspeksi berbasis risiko, redesain insentif TKDN berbasis kinerja, serta penguatan penegakan hukum persaingan usaha.

"Peran negara bergeser: bukan berbuat lebih banyak, tapi mengatur lebih baik. Ini bukan soal mengurangi ambisi tapi memastikan ambisi itu berkelanjutan," ujar Moekti.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed