Sarwendah Bantah Tudingan Batasi Akses Pertemuan Anak dengan Ruben Onsu

Smallest Font
Largest Font

Aktris Sarwendah membantah tudingan yang menyebut dirinya menghalangi pertemuan anak-anaknya dengan sang mantan suami, Ruben Onsu, saat perayaan ulang tahun Ruben yang ke-43. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyampaikan klarifikasi tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (19/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Pihak Sarwendah menegaskan tidak ada niat untuk melarang pertemuan antara ayah dan anak tersebut. Sarwendah bahkan telah melakukan sejumlah persiapan teknis untuk memfasilitasi kehadiran anak-anak mereka dalam acara peringatan hari lahir Ruben.

Guna memperkuat pernyataan tersebut, tim hukum menunjukkan bukti tangkapan layar percakapan aplikasi pesan singkat WhatsApp antara Sarwendah dan Ruben kepada para wartawan.

"Klien kami dalam acara ulang tahun itu tidak pernah melarang. Bahkan kami bisa sampaikan chatting-nya ya," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.

Bukti pesan tersebut memperlihatkan pesan tertulis dari Sarwendah yang mengonfirmasi bahwa seluruh perlengkapan dan pakaian ganti anak-anak telah disiapkan sebelum mereka berangkat menemui sang ayah.

"'Untuk acara besok sudah aku siapkan bekal dan baju ganti anak-anak'. Satu hal lagi ya, 'Penting buat sama-sama menjaga kesehatan anak-anak, jadi tenang dan nyaman melepas anak-anak'. Artinya sudah diizinkan anak-anak," ujar Chris Sam Siwu membacakan salah satu potongan pesan dari Sarwendah.

Selain mempersiapkan barang bawaan, Sarwendah juga sempat menanyakan rincian lokasi dan waktu pelaksanaan perayaan ulang tahun agar jadwal keberangkatan anak-anak dapat diatur dengan baik.

"'Dari tadi saya juga nanya lokasi dan jamnya supaya bisa diatur semua'," lanjut Chris Sam Siwu membacakan isi chat Sarwendah.

Kendati demikian, anak-anak tetap tidak hadir dalam momen perayaan tersebut. Chris menjelaskan bahwa meski izin telah diberikan, terdapat poin-poin kesepakatan terkait kewajiban perlindungan anak yang harus disetujui kedua belah pihak.

Aturan mengenai standar kesehatan dan keselamatan anak tersebut diterapkan secara ketat demi kebaikan bersama tanpa bermaksud menyudutkan salah satu pihak.

"Kami jelaskan sekali lagi, kami dengan tegas tidak pernah ada kata tidak mau mempertemukan. Kan tadi chattingannya sudah kita sampaikan ya. Tetapi ya, tetapi dengan situasi yang ada, komunikasi yang ada, ada yang perlu dilakukan oleh kedua belah pihak," pungkas Chris Sam Siwu.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed