Samuel Sekuritas Merekomendasikan Beli Saham Bank Mandiri BMRI
Samuel Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 5.800, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Selasa (11/8/2026). Bank BUMN tersebut dinilai menjadi pilihan utama di antara saham bank besar meskipun normalisasi laba diperkirakan berlangsung pada semester II-2026.
Laba bersih BMRI pada kuartal II-2026 tercatat sebesar Rp 15 triliun, atau merosot 2,3 persen dibanding kuartal sebelumnya, tetapi melonjak 33,5 persen secara tahunan. Secara akumulatif, laba bersih semester I-2026 mencapai Rp 30,4 triliun atau tumbuh 24,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, memenuhi 52,4 persen estimasi Samuel Sekuritas dan 53 persen konsensus pasar.
Margin bunga bersih (NIM) Bank Mandiri diperkirakan menyentuh titik terendah pada kuartal III-2026 sebelum mulai stabil pada kuartal IV-2026. Valuasi saham BMRI saat ini diperdagangkan pada proyeksi rasio harga terhadap nilai buku (P/BV) 2026 sebesar 1,2 kali.
"Tekanan terhadap profitabilitas tersebut telah banyak tercermin dalam valuasi saham BMRI yang berada di level rendah. BMRI diperdagangkan pada proyeksi rasio price to book value (P/BV) 2026 sebesar 1,2 kali, setara dengan posisi terendah pada 2015–2016," tulis Samuel Sekuritas dalam risetnya.
Meskipun valuasinya setara dengan periode 2015–2016, kualitas aset BMRI saat ini jauh lebih kuat. Pembentukan kredit bermasalah (NPL) tercatat hanya 0,3 persen atau 30 basis poin, jauh di bawah angka 4 persen pada periode sepuluh tahun lalu.
Mesin pertumbuhan laba perseroan selanjutnya didorong oleh pendapatan berbasis komisi. Pendapatan komisi berulang melonjak 24 persen secara tahunan, seiring pertumbuhan jumlah pengguna aplikasi Livin' yang telah menembus 40,9 juta pengguna.
Selain potensi pertumbuhan bisnis digital, investor juga mendapat kompensasi dari imbal hasil dividen (dividend yield) BMRI yang berada di kisaran 9 persen selama masa pemulihan kinerja. Target harga Rp 5.800 dari Samuel Sekuritas dihitung berdasarkan pendekatan P/B sebesar 1,7 kali untuk proyeksi tahun 2026.
Selain Samuel Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas turut mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BMRI dengan target harga lebih tinggi sebesar Rp 6.200. Patokan target harga tersebut menggunakan pendekatan inverse cost of equity (CoE) lima tahun sebesar 11,6 persen, asumsi pertumbuhan jangka panjang (LTG) 3 persen, serta mencerminkan rasio fair value price to book value (FV PBV) sebesar 1,8 kali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow