Rugikan JGLE Menyusut 16 Persen pada Semester I-2026

Smallest Font
Largest Font

PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mencatatkan penurunan beban kerugian sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Emiten properti Grup Bakrie tersebut membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 17,5 miliar pada semester I-2026. Perolehan tersebut menunjukkan perbaikan kinerja keuangan perseroan.

Seperti dilansir dari Investor Daily, angka kerugian bersih JGLE mengalami penyusutan hingga 16% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai Rp 20,92 miliar. Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2026, pendapatan JGLE tercatat naik tipis sebesar 0,6% menjadi Rp 66,54 miliar. Pada semester pertama tahun lalu, pendapatan perusahaan berada di angka Rp 66,10 miliar.

Meski pendapatan tumbuh, kenaikan beban pokok penjualan menekan margin laba kotor perseroan. Beban pokok pendapatan JGLE membengkak menjadi Rp 20,58 miliar dari posisi sebelumnya sebesar Rp 19,59 miliar. Kondisi ini membuat laba bruto tergerus menjadi Rp 45,96 miliar dari sebelumnya Rp 46,51 miliar.

Tekanan pada laba kotor yang ditambah beban usaha serta beban lain-lain neto akhirnya menempatkan perseroan pada posisi rugi neto Rp 17,51 miliar. Hingga 30 Juni 2026, total aset yang dimiliki JGLE mencapai Rp 1,5 triliun dengan jumlah liabilitas sebesar Rp 429,28 miliar. PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk sendiri merupakan entitas pengembang properti dan pariwisata di bawah naungan Bakrieland Group. Fokus bisnis utamanya meliputi pengembangan kawasan terpadu serta pengelolaan berbagai destinasi rekreasi keluarga.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed