Rincian Biaya Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dan Syarat Tarif Rp 0
Instansi sekolah kedinasan menetapkan besaran serta komponen biaya pendaftaran yang bervariasi pada penerimaan tahun 2026. Sebagian besar biaya tersebut mencakup pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), seperti dilansir dari Detikcom.
Pembayaran tes CAT BKN umumnya diwajibkan setelah calon peserta dinyatakan memenuhi syarat seleksi administrasi. Meski demikian, beberapa instansi memberlakukan pembebasan biaya penuh maupun membebankan seluruh tahapan seleksi pada anggaran negara.
Masing-masing lembaga kedinasan menetapkan besaran tarif seleksi yang berbeda sesuai dengan kebijakan instansi dan jenis tahapan tes yang diselenggarakan.
| Instansi Sekolah Kedinasan | Komponen Biaya Seleksi | Total Biaya |
|---|---|---|
| SKD CAT BKN (Rp 100.000) & Seleksi STAN (Rp 300.000) | Rp 400.000 | Pendaftaran (Rp 75.000), SKD (Rp 100.000), SKB (Rp 100.000) |
| Rp 275.000 | Seluruh tahapan seleksi gratis | Rp 0 |
| Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) | Rp 100.000 | Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) |
| Rp 100.000 | Biaya pendaftaran masing-masing sekolah | Rp 200.000 |
| Biaya pendaftaran (termasuk SKD) | Rp 300.000 | SKD (Rp 100.000), SPCP ditanggung APBN Kemendagri |
| Rp 100.000 | Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) | Rp 100.000 |
Rincian biaya pendaftaran tersebut belum mencakup kebutuhan logistik pribadi pendaftar. Biaya pengadaan meterai dokumen serta ongkos transportasi menuju lokasi tes tetap ditanggung penuh oleh setiap peserta.
Kriteria dan Syarat Bebas Biaya Seleksi CAT BKN
Pemerintah menyediakan skema pembebasan tarif menjadi Rp 0 untuk seleksi berbasis CAT BKN. Kebijakan ini diatur melalui Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2024 yang telah diperbarui dalam Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2026 untuk membantu pendaftar dari keluarga tidak mampu. Kriteria penerima fasilitas tarif Rp 0 mencakup peserta dari Daerah Tertinggal yang tergolong keluarga kurang mampu.
Selain itu, pendaftar tidak mampu di luar Daerah Tertinggal juga berhak mengajukan skema ini dengan batasan kuota maksimal 2 persen dari total formasi yang dibuka per tahun anggaran. Peserta wajib memilih opsi persetujuan pembebasan biaya pada tahap finalisasi resume pendaftaran di SSCASN. Verifikasi data domisili dilakukan otomatis oleh sistem menggunakan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2020, sedangkan tingkat kesejahteraan dikonfirmasi melalui data Kementerian Sosial pada kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Jika pendaftar kategori kuota 2 persen melebihi kapasitas formasi, penetapan penerima dilakukan melalui sistem pemeringkatan. Urutan prioritas dinilai dari desil terendah, nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 6 tertinggi, hingga usia peserta yang lebih tua.
Fasilitas keringanan ini hanya berlaku spesifik untuk komponen pembayaran CAT BKN. Peserta yang lolos verifikasi administrasi akan menerima pemberitahuan resmi di akun SSCASN dan dibebaskan dari kewajiban penyetoran PNBP BKN.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow