Pemerintah Terapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Pengukuhan Paskibraka Jelang HUT ke 81 RI
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di 18 ruas jalan secara situasional untuk mengamankan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Di saat bersamaan, sejumlah pemerintah daerah seperti Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Nias telah resmi mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas pada upacara bendera.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menurunkan 500 personel untuk mengawasi pengalihan arus di kawasan Monumen Nasional hingga Dukuh Atas. Pengalihan arus lalu lintas diberlakukan selama Kirab Pengantaran Bendera Pusaka serta Upacara Detik-detik Proklamasi pada pukul 07.30 sampai 11.30 WIB, dilanjutkan saat Upacara Penurunan Bendera dan Kirab Pengembalian Bendera Pusaka pada pukul 16.30 hingga 18.30 WIB. Selain itu, penyesuaian arus juga diterapkan untuk mendukung Pesta Rakyat serta Malam Karnaval Kendaraan Hias pada malam hari.
"Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan apabila menuju lokasi kegiatan, kami sangat menganjurkan menggunakan transportasi umum," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin, dilansir dari detikcom.
Sementara itu di Jawa Timur, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengukuhkan 75 anggota Paskibraka Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Anggota Paskibraka tersebut dijadwalkan bertugas pada upacara bendera di Lapangan Taman Blambangan.
"Selamat anak-anakku. Kalian sudah terpilih untuk menjalankan amanah ini," kata Ipuk Fiestiandani, dilansir dari banyuwangikab.go.id.
Ipuk menekankan bahwa kesempatan menjadi pengibar bendera merupakan amanah besar yang patut dibanggakan. Ia meminta agar para anggota Paskibraka tetap membawa nilai-nilai positif tersebut setelah momentum peringatan kemerdekaan usai.
"Kalian bisa menjadi energi positif dan menjadi contoh yang baik bagi generasi muda lainnya," kata Ipuk Fiestiandani.
Koordinator Pelatih Paskibraka Banyuwangi 2026, Kapten Czi Sahar Susanto, menjelaskan total ada 77 anggota yang lolos seleksi dari hampir seribu pendaftar. Sebanyak dua orang dikirim ke tingkat provinsi, sedangkan 75 orang bertugas di tingkat kabupaten.
“Dari 77 paskibraka tersebut, sebanyak 2 orang paskibraka provinsi, dan 75 orang paskibraka kabupaten,” urai Kapten Czi Sahar Susanto.
Sahar menambahkan bahwa tingkat kesiapan pasukan telah mencapai 95 persen menjelang penugasan pada 17 Agustus. Dalam formasi pengibaran, Paskibraka dibagi menjadi grup 8, 17, dan 45 yang akan membentuk angka 81 serta huruf T dan H sebagai lambang usia kemerdekaan Indonesia.
“Gladi bersih sudah mereka lakukan. Besok mereka tinggal melakukan latihan pemantapan sebelum bertugas pada tanggal 17 Agustus,” ungkap Kapten Czi Sahar Susanto.
Sahar juga mengonfirmasi susunan petugas upacara di Banyuwangi, di mana I Gusti Ayu Mahisita dari SMAN 1 Srono bertugas sebagai pembawa baki bendera pada pagi hari, sementara Alicia Alexandra Lyanne dari SMAN 1 Rogojampi bertugas membawa baki saat penurunan bendera di sore hari.
“Anggota Paskibraka kita bagi menjadi grup 8, 17 dan 45. Nanti grup 17 akan membentuk angka 81 sedangkan grup 45 akan membentuk huruf T dan H yang melambangkan usia RI saat ini,” ungkap Kapten Czi Sahar Susanto.
Di tempat terpisah, Bupati Nias Yaatulo Gulo juga mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Nias Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Nias pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Seperti dilaporkan RRI, Bupati Nias berpesan agar para anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas pengibaran bendera dengan penuh disiplin, rasa tanggung jawab, dan semangat patriotisme.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow