PTFI dan Tempo Institute Latih Jurnalis Papua Adaptasi Media Digital

Smallest Font
Largest Font

PT Freeport Indonesia bersama Tempo Institute menggelar malam inagurasi sekaligus pengumuman pemenang lomba penulisan feature profil bagi jurnalis Timika dan Nabire pada Jumat, 28 Agustus 2026. Acara bertema "Sosok Inspiratif di Tanah Papua" ini menjadi penutup rangkaian pelatihan jurnalistik.

Program kolaborasi ini dirancang untuk memberikan apresiasi atas kerja insan pers sekaligus mendorong peningkatan kapasitas media lokal. Penyelenggara menilai jurnalis saat ini menghadapi tantangan kompleks yang menuntut penyajian berita menarik serta keberlanjutan bisnis.

External Communications Manager Corporate Communications PTFI, Desy Saputra, menegaskan pentingnya komitmen jurnalis terhadap keakuratan data di tengah dinamika industri media.

"Kami terus mencoba mendukung kerja jurnalis yang selalu setia pada data, fakta, konteks. Kami terus menyemangati teman-teman untuk terus meningkatkan kapasitas dan adaptif terhadap perubahan media saat ini, " ujar Desy Saputra.

Desy menambahkan bahwa tantangan penulisan profil terletak pada proses pencarian ide, pengumpulan fakta, hingga analisis. Usaha tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem informasi yang kredibel dan menginspirasi publik.

Sementara itu, CEO Tempo Digital sekaligus Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika, soroti perubahan pola konsumsi informasi publik. Menurutnya, jurnalis kini dituntut mampu menjadi kreator konten dan memberikan konteks mendalam atas suatu peristiwa.

"Jurnalis menjadi bagian penting dalam keseharian publik karena mempunyai kemampuan dan akses untuk bercerita. Manusia hidup dari cerita, kita mengenal nilai-nilai dan membangun peradaban dari cerita," kata Wahyu Dhyatmika.

Proses penjurian mencatat sebanyak 27 karya tulis ikut serta dalam kompetisi tersebut. Mayoritas karya mengangkat kisah kehidupan masyarakat biasa yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi.

Direktur Eksekutif Tempo Institute, Qaris Tajudin, memberikan apresiasi atas kedalaman materi yang diangkat oleh para peserta.

"Ada 27 karya yang ditulis teman-teman, sebagian besar kisahnya sangat inspiratif. Bukan kisah orang-orang besar yang bisa kita temukan di mana-mana, tetapi kisah orang-orang biasa yang kita temui sehari-hari," ujar Qaris Tajudin.

Enam jurnalis berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi ini. Pemenang dari Timika yaitu Linda Bubun Langi sebagai juara pertama, Maurits Sadipun juara kedua, dan Lidia D Notan juara ketiga. Untuk wilayah Nabire, posisi pemenang diraih oleh Joice Jaffetin Jemme Rumkorem, Arnol Saudila, serta Sitti Hawa.

Keenam pemenang tersebut berhak mengikuti program fellowship dan mendapatkan tugas penulisan karya profil selama dua bulan dengan dukungan dana liputan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed