PSI Soroti Kasus Suap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga, menyoroti pentingnya integritas pejabat publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, sebagai tersangka kasus dugaan suap dan pemerasan anggaran daerah.
Komentar tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Bro Ron tersebut setelah melangsungkan pertemuan dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo pada Rabu, 15 Juli 2026. Ia menyatakan keprihatinannya atas keterlibatan kepala daerah dalam penyalahgunaan wewenang jabatan.
"Kalau benar ada praktik seperti itu tentu sangat disayangkan. Seorang pemimpin semestinya menjadi contoh, bukan justru tersangkut persoalan yang merugikan masyarakat," ujar Ronald A. Sinaga, Wakil Ketua Umum PSI.
Ronald menegaskan tindakan koruptif berpotensi merusak tingkat kepercayaan masyarakat terhadap jalannya roda pemerintahan.
"Korupsi, pemerasan, atau bentuk penyalahgunaan kewenangan lainnya tidak boleh lagi menjadi budaya. Pemimpin harus menjaga amanah yang diberikan masyarakat," kata Ronald.
Dalam kesempatan yang sama, Ronald juga sempat memberikan sindiran yang mengarah kepada salah satu tokoh politik nasional saat dimintai keterangan lebih lanjut oleh awak media mengenai kasus tersebut.
"Mungkin ingin mengikuti gaya sekjennya, saya juga kurang tahu," ucap Ronald.
Merespons situasi hukum ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah secara terpisah menyatakan sikap menghormati langkah hukum yang tengah dilakukan oleh KPK. Partai berlambang banteng moncong putih tersebut menegaskan komitmennya untuk tunduk pada mekanisme organisasi setelah status hukum kadernya memiliki ketetapan sesuai regulasi yang berlaku.
Hingga saat ini, lembaga antirasuah masih terus melakukan penyidikan intensif dan mengembangkan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo bersama dua pejabat jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow