Polsek Jagakarsa Tangkap Pengendara Motor yang Pukul Pemotor Lain
Aparat Polsek Jagakarsa mengamankan seorang pengendara Kawasaki Ninja berinisial FRS (37) setelah diduga melakukan pemukulan terhadap pengendara sepeda motor lain di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (6/7/2026).
Insiden pemukulan yang melibatkan pelaku berinisial FRS tersebut sempat terekam kamera hingga videonya beredar luas dan menjadi perbincangan di media sosial, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika korban merasa spakbor belakang sepeda motornya ditabrak beberapa kali dari belakang oleh kendaraan pelaku.
"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban, spakbor belakang terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh motor yang dikendarai oleh pelaku," kata Nurma, Kompol Nurma Dewi.
Korban selanjutnya menegur pelaku di tengah jalan, namun tindakan tersebut justru direspons oleh pelaku dengan aksi kekerasan fisik.
"Sehingga korban menegor pelaku. Namun bukannya meminta maaf, pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban," jelas Nurma, Kompol Nurma Dewi.
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat terus mengikuti korban sambil menggeber suara motornya di jalan raya.
"Sumpah gua ditampol sama orang. Lu ngapa, Bang?" ujar Korban.
Pelaku yang berada di dekat korban kemudian langsung memberikan respons terhadap pernyataan tersebut.
"Ya udah video call bokap (bapak) lu," kata Pelaku.
Korban kembali menanyakan alasan pemukulan, namun pelaku justru melayangkan pukulan ke arah kepala korban beberapa kali.
"Lu emang gua tampol? Emang kenapa kalau gua tampol?" ujar Pelaku.
Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susman, turut memberikan tanggapan terkait maraknya intimidasi antar-pengendara di jalan raya.
"Kejadian seperti ini sudah sering terjadi, terutama intimidasi dan arogansi yang dilakukan pengendara lain. Terlepas ada atau tidaknya niat jahat, kalau sudah terjadi kontak fisik yang mereka lakukan, itu sudah masuk ranah pidana atau perbuatan yang tidak menyenangkan," kata Sony, Sony Susman.
Sony menyarankan para pengendara untuk tetap fokus mengendalikan kendaraan mereka, terutama jika menghadapi intimidasi di situasi jalan yang ramai.
"Jika terjadi di keramaian, tetap tenang dan fokus berkendara karena mereka biasanya tidak akan melakukan tindakan kekerasan berlebihan. Namun, jika situasinya sudah sangat mengganggu atau mengarah pada pembegalan, arahkan kendaraan ke pos polisi terdekat atau minta bantuan masyarakat," ujar Sony, Sony Susman.
Lebih lanjut, korban diimbau tidak meladeni provokasi dan disarankan mendokumentasikan kejadian sebagai barang bukti untuk dilaporkan kepada pihak berwajib.
"Jika memungkinkan jangan meladeni perbuatannya dan tetap resmi merekam sebagai bukti pelaporan. Susah jika kita sudah terdistraksi, ujung-ujungnya berantem di jalan. Tak ada yang menang atau kalah, bahkan tidak memberikan efek jera bagi pelaku," jelas Sony, Sony Susman.
Kasus dugaan pemukulan oleh pengendara motor tersebut kini sedang ditangani secara intensif oleh pihak kepolisian Polsek Jagakarsa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow