Ribuan Pesilat PSHT Rencanakan Aksi Damai di Surabaya

Smallest Font
Largest Font

Sebanyak 10.000 massa dari organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berencana menggelar aksi unjuk rasa damai di dua lokasi wilayah Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (31/7/2026).

Rencana demonstrasi tersebut dipicu oleh tindakan penganiayaan dan pembacokan yang menimpa dua anggota PSHT berinisial Feri (25) dan Didik (28). Kedua korban yang bekerja sebagai petugas valet parkir di kawasan Tegalsari tersebut diserang oleh oknum debt collector.

Berdasarkan edaran surat pemberitahuan bernomor 022/AD-PSHT/VII/2026 yang ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, massa bakal mendatangi markas debt collector Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar serta Markas Polrestabes Surabaya mulai pukul 13.00 WIB untuk menuntut penegakan hukum.

Kasatintelkam Polrestabes Surabaya Kompol Awaludin Wijaya mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima surat pemberitahuan terkait rencana pergerakan massa dalam jumlah besar tersebut pada Kamis (30/7/2026).

"Terkait rencana aksi tersebut, surat pemberitahuannya memang sudah masuk dan sudah kami terima. Kalau memang nanti teknisnya seperti itu, tentu akan kami mediasi atau kami fasilitasi untuk audiensi. InshaAllah nanti bisa diaudiensikan," kata Kasatintelkam Polrestabes Surabaya Kompol Awaludin Wijaya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Kendati demikian, kepolisian mengimbau para peserta untuk tetap menjaga kondusifitas kota selama kegiatan berlangsung.

"Kami juga tetap berupaya agar persoalan ini bisa diselesaikan terlebih dahulu melalui mediasi atau audiensi," lanjut Kompol Awaludin Wijaya.

Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga ketertiban di wilayah Surabaya.

"Jadi pada prinsipnya begini, Surabaya ini adalah rumah kita bersama. Tempat kita tinggal, tempat kita bekerja, dan tempat kita mencari rezeki. Karena itu, mari kita jaga bersama-sama, kita rawat bersama-sama, sehingga kita bisa hidup berdampingan dengan rukun," kata Kompol Awaludin Wijaya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed