Perjalanan Commuterline Lintas Bogor dan Tangerang Kembali Normal Usai Kecelakaan

Smallest Font
Largest Font

Operasional perjalanan Commuterline lintas Bogor dan Tangerang telah beroperasi kembali secara normal pada Kamis (20/8), setelah sempat mengalami kelambatan akibat insiden kecelakaan tertemper di dua lokasi berbeda.

KAI Commuter langsung mengurai penumpukan serta menormalisasi jadwal perjalanan setelah gangguan tersebut sempat memicu penundaan jadwal KRL di kedua rute.

Keterlambatan terjadi pada Commuterline Bogor No. 1183 relasi Bogor - Jakarta Kota akibat tertemper seseorang hingga merusak sistem pengereman. Kereta tersebut kini sudah dapat melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Manggarai.

Sementara itu, Commuterline Tangerang No. 1914A relasi Duri - Tangerang tertemper sepeda motor di lintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya dan Stasiun Batu Ceper, namun saat ini armada sudah kembali berjalan.

Dampak peristiwa ini menyebabkan 10 perjalanan Commuterline Bogor mengalami penundaan hingga lebih dari satu jam serta pembatalan perjalanan, sedangkan 8 perjalanan Commuterline Tangerang tertahan hingga 48 menit.

"Imbas kejadian tersebut sebanyak 10 perjalanan Commuterline Bogor mengalami keterlambatan hingga 1 jam lebih dan perjalanan dibatalkan sedangkan untuk perjalanan Commuterline Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit," kata Leza Arlan, Manager Public Relations KAI Commuter.

Guna menekan durasi keterlambatan, pihak pengelola sempat menerapkan rekayasa pola operasi satu jalur pada perlintasan Stasiun Pasar Minggu - Stasiun Manggarai serta Stasiun Rawa Buaya - Stasiun Batu Ceper.

Manajemen KAI Commuter menyayangkan terjadinya gangguan operasional yang dipicu oleh pelanggaran oknum masyarakat di area jalur rel serta pengguna jalan raya yang tidak mendahulukan kereta api.

Sesuai aturan pada Undang-undang Perkeretaapian No. 23 Tahun 2007, masyarakat dilarang keras berada di area jalur rel tanpa izin dan wajib memberi prioritas utama kepada perjalanan kereta api saat melintas.

"KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang," kata Leza Arlan, Manager Public Relations KAI Commuter.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed